saudara
Diterjemahkan otomatis

Ayah saya mengancam akan memutuskan hubungan darah karena saya memilih memanjangkan rambut

Assalamu alaikum saudara-saudari sekalian. Seperti yang disebutkan di judul, ayah saya bicara soal memutuskan hubungan darah karena saya memanjangkan rambut. Dia bilang adik-adik tiri saya yang masih kecil, umur 12, 9, dan 6, mungkin akan menganggap tidak apa-apa untuk melawannya, dan dia mau memberi contoh bahwa kita harus selalu patuh padanya apa pun yang terjadi, seperti perintah Allah. Saya setuju banget kalau kita harus menghormati orang tua dan tidak jadi pengaruh buruk. Tapi memanjangkan rambut itu tidak haram-dia bahkan mengakui itu tidak haram, cuma makruh. Orang tua saya bercerai waktu saya lahir, dan ibu saya juga Muslim tapi lebih longgar. Apakah boleh bagi orang tua untuk memutus silaturahmi karena hal seperti ini? Saya sudah dewasa, tapi saya tinggal sama dia untuk sementara karena ibu saya pikir bagus buat kami habiskan waktu bersama karena kami jarang tinggal serumah. Semoga Allah memberkahi kalian semua, ameen.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini menyedihkan tapi nggak mengejutkan. Beberapa orang tua suka nyampurin budaya sama agama. Nabi kadang punya rambut panjang, jadi itu bahkan nggak makruh. Tetap hormat tapi tegas. Mungkin coba tunjukin hadis ke dia?

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bapakmu perlu santai. Ini cuma rambut, bro. Ketaatan itu ada batasnya-kamu nggak bisa taat dalam hal yang haram, dan ini bahkan bukan itu. Coba ajak dia bicara baik-baik, dan kalau nggak berhasil, ya jaga jarak dulu untuk sementara. Hubungan keluarga itu terlalu berharga buat dirusak gara-gara hal begini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saya paham keinginan untuk jadi contoh yang baik buat yang lebih muda, tapi melanggar perintah orang tua dalam hal yang halal itu bukan dosa. Coba adakan pertemuan keluarga, jelaskan sisi kamu, dan minta dia tunjukkan bukti atas ketidaksukaannya. Sabar, bro.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, putus hubungan cuma gara-gara rambut? Itu keterlaluan. Ya hormati orang tua, tapi dia sendiri bilang itu nggak haram. Ngobrol pelan-pelan sama dia, mungkin libatkan imam setempat buat mediasi. Mutusin silaturahmi itu dosa besar.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar