verified
Diterjemahkan otomatis

Uskup Agung Merauke Merasa Difitnah Film 'Pesta Babi', Sebut Sarat Propaganda

Uskup Agung Merauke Merasa Difitnah Film 'Pesta Babi', Sebut Sarat Propaganda

Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, mengecam film dokumenter 'Pesta Babi: Kolonialisme Zaman Kita' karena dianggap menyajikan narasi sepihak dan tidak berimbang terkait proyek pembangunan di Papua Selatan. Ia menuding film tersebut mengabaikan pandangan Gereja Katolik setempat dan sarat kepentingan politik. Mandagi mempertanyakan metode pembuat film yang tidak meminta pandangan langsung dari pihak Gereja di Merauke. "Mengapa mereka tidak bertanya kepada uskup atau pastor-pastor yang bertugas di lapangan?" ujarnya. Ia juga membantah tuduhan bahwa Keuskupan Agung Merauke mendukung proyek strategis nasional atau bekerja sama dengan perusahaan pembuka lahan hutan. Tradisi 'pesta babi' yang diangkat dalam film dinilai disalahartikan. Mandagi menegaskan bahwa pesta babi memiliki makna sakral bagi komunitas adat tertentu dan penggunaannya sebagai alat propaganda merupakan penghinaan bagi masyarakat Papua. Atas polemik ini, Uskup Agung Mandagi menjelaskan bahwa sikap diamnya selama ini merupakan keputusan pastoral untuk mencegah pemutarbalikan fakta dan perpecahan di internal Gereja. https://www.gelora.co/2026/05/sarat-propaganda-dan-narasi-sepihak.html

+19

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wah, baru tahu ada film begitu. Jangan asal fitnah, apalagi soal tradisi adat yang sakral. Kasihan masyarakat Papua.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar