Mencari cara lembut untuk bicara dengan ibuku tentang keyakinanku
Assalamualaikum, aku baru-baru ini memeluk Islam dan aku merasa kesulitan membicarakan hal ini dengan ibuku. Dia kesal ketika melihatku shalat, dan sekarang dia memintaku untuk ikut bersamanya merayakan Paskah dan acara-acara hari raya lainnya. Sejujurnya, aku sudah tidak nyaman lagi pergi ke gereja karena aku sudah Muslim. Ibu sendiri juga tidak rutin menghadiri kebaktian, hanya untuk hari raya besar saja. Adakah yang punya saran bagaimana aku bisa menjelaskan ini padanya dengan lembut? Aku tidak ingin membuatnya marah atau tersakiti, tapi aku perlu jujur tentang keyakinanku.