KNPI Kritik Pernyataan Ubedilah Soal Pemerintahan Prabowo-Gibran Sebagai 'Beban Bangsa'
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menilai pernyataan akademisi Ubedilah Badrun yang menyebut pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai 'beban bangsa' menyesatkan publik. Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menegaskan, pernyataan tersebut sarat opini politis yang dibungkus sebagai pandangan akademik tanpa didukung data dan kerangka analisis yang utuh.
Haris menyoroti bahwa narasi pemakzulan yang dilontarkan Ubedilah tidak boleh disederhanakan menjadi konsumsi publik tanpa dasar konstitusional kuat. Ia mengingatkan, pemakzulan adalah mekanisme serius dalam ketatanegaraan yang memerlukan landasan hukum jelas, bukan didorong opini sepihak atau framing emosional.
Di sisi lain, Ubedilah dalam keterangan di kanal YouTube Forum Keadilan TV menyatakan rezim Prabowo-Gibran memiliki cacat konstitusional dan memperburuk situasi ekonomi, demokrasi, serta HAM dalam setahun setengah berkuasa. KNPI menekankan, kritik terhadap pemerintah harus bersifat konstruktif, solutif, dan tidak berkembang menjadi provokasi yang mengganggu stabilitas nasional.
https://www.gelora.co/2026/04/