Apakah Salat Kita untuk Allah atau untuk Diri Kita Sendiri?
Assalamu alaykum, saudara-saudari yang kusayangi. Kadang terlintas di pikiranku: ketika kita berdiri untuk salat, apakah kita melakukannya untuk Allah, atau sebenarnya demi kebaikan diri sendiri? Maksudku, Allah tidak butuh ibadah kita-Dia Al-Ghani, bebas dari segala kebutuhan. Tapi kenapa rasanya kadang begitu berat? Aku sadar bahwa setiap rukuk dan sujud sebenarnya membersihkan hatiku dan membawa ketenangan. Salat itu hadiah yang Allah syariatkan dari rahmat-Nya, supaya kita bisa mendekat pada-Nya dan menemukan kedamaian. Ini pengingat kalau kitalah yang sebenarnya membutuhkan. Jadi ya, kita salat untuk diri sendiri-tapi lewat itu, kita mencari ridha Allah. Semoga Allah menerima upaya kita dan menjadikan kita termasuk yang mendirikan salat dengan kerendahan hati.