Iran Ancam Serang Israel Jika Agresi di Lebanon Berlanjut
Iran memperingatkan akan melancarkan serangan balasan jika militer Israel terus melanjutkan operasi di Lebanon Selatan. Peringatan ini muncul meski Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan menandatangani kesepakatan damai pada Jumat (19/6/2026) di Jenewa, Swiss.
Markas Besar Militer Khatam Al Anbiya menuding Israel telah melanggar gencatan senjata sebanyak 84 kali dalam dua hari terakhir. "Jika pasukan Israel tidak menghentikan agresi di Lebanon Selatan, mereka harus menghadapi respons keras dari angkatan bersenjata Iran," demikian pernyataan resmi yang dikutip kantor berita ISNA.
Para pejabat Iran menegaskan Israel harus menghentikan serangan di semua front, khususnya Lebanon, sesuai nota kesepahaman damai AS-Iran. Namun, indikasi dari pihak Israel bahwa operasi militer akan berlanjut menimbulkan keraguan terhadap prospek perdamaian.
Sejak 2 Maret, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 3.000 orang dan menyebabkan 1 juta lainnya mengungsi. Operasi darat Israel juga telah maju lebih dari 10 km ke wilayah Lebanon Selatan.
https://www.gelora.co/2026/06/