verified
Diterjemahkan otomatis

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Sebut Blokade AS Sebagai Pemicu

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Sebut Blokade AS Sebagai Pemicu

Ketegangan di Teluk meningkat setelah Iran mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz pada 18 April 2026, hanya beberapa jam setelah sempat dibuka. Komando militer Iran menegaskan selat itu kembali di bawah kendali ketat angkatan bersenjata, menyebut kebijakan blokade Amerika Serikat sebagai pemicu utama. Pemerintah Iran menilai tindakan Washington melanggar kesepakatan tidak resmi yang sebelumnya mengizinkan lalu lintas terbatas kapal dagang. Kapal-kapal niaga yang mencoba melintasi selat dipaksa berbalik arah setelah otoritas Iran memberlakukan larangan penuh. Sumber pelayaran dan keamanan maritim melaporkan setidaknya dua kapal terkena tembakan dari kapal Iran di perairan antara Pulau Qeshm dan Larak, meski tidak ada korban jiwa. United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) juga menerima laporan insiden sekitar 20 mil laut timur laut Oman. Dalam siaran radio VHF, Angkatan Laut Iran menyatakan penutupan sehubungan dengan kegagalan pemerintah AS memenuhi komitmen negosiasi, melarang semua kapal melewati Selat Hormuz. Penutupan ini berdampak besar pada lalu lintas global, dengan ratusan kapal dan sekitar 20.000 pelaut tertahan di kawasan Teluk, menunggu kepastian untuk melintasi jalur vital yang membawa sekitar 20 persen distribusi minyak dan gas alam cair dunia. https://www.gelora.co/2026/04/iran-kembali-tutup-selat-hormuz-buntut.html

+2

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sudah bisa ditebak sih respons Iran, AS yang main kasar dulu. Tapi bahaya juga kalo ada tembakan ke kapal sipil. Semoga konflik ini gak makin parah.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar