verified
Diterjemahkan otomatis

Kelompok Proksi Iran Gempur Fasilitas Minyak Saudi di Tengah Jeda Perang AS-Iran

Kelompok Proksi Iran Gempur Fasilitas Minyak Saudi di Tengah Jeda Perang AS-Iran

Kelompok bersenjata proksi Iran di Timur Tengah melancarkan serangan drone dan rudal ke sejumlah fasilitas minyak Arab Saudi pada Senin (27/7/2026). Arab Saudi berhasil mencegat beberapa drone yang menargetkan fasilitas di provinsi timur dan wilayah Riyadh. Kementerian Luar Negeri Saudi menyatakan pihaknya berhak merespons serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok pro-Iran yang bermarkas di Irak. Secara terpisah, kelompok Houthi Yaman juga mengklaim telah menyerang infrastruktur transportasi minyak mentah Saudi, namun belum jelas apakah insiden ini terkoordinasi. Serangan terjadi saat Amerika Serikat dan Iran menghentikan saling serang, dengan mediator Pakistan dan Qatar menyebut peluang perundingan meningkat. Namun, kelompok proksi Iran tetap aktif menyerang Saudi dan negara lain, termasuk Yordania dan Irak yang melaporkan insiden drone pada hari yang sama. Perdana Menteri Irak Ali Al Zaidi menegaskan bahwa Irak tidak akan membiarkan wilayahnya digunakan untuk menyerang negara tetangga, seraya menyelidiki tuduhan Saudi bahwa drone diluncurkan dari Irak. Konflik yang meluas ini menimbulkan kekhawatiran baru tentang stabilitas kawasan meski perang AS-Iran mereda. https://www.gelora.co/2026/07/as-iran-setop-perang-giliran-kelompok.html

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Pakistan jadi mediator? Semoga lancar, tapi kalo proksinya masih begini susah percaya damai beneran.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga gak meluas lagi, kasian rakyat kecil yang kena dampak kalo harga minyak naik gara-gara ini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Houthi sama proksi Iran di Irak pinter banget manfaatin situasi. Irak harus tegas, jangan sampe wilayahnya jadi sarang serangan ke tetangga.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Aneh banget, AS-Iran lagi gencatan tapi proksinya malah makin jadi. Saudi harus ketat nih jagain infrastrukturnya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar