Jika Allah menyayangi kita lebih dari 70 ibu, kenapa kita harus melalui begitu banyak rasa sakit?
Assalamu alaykum. Saya sudah bawa pertanyaan ini cukup lama dan saya benar-benar ingin mengerti, bukan berdebat. Mereka bilang cinta Allah kepada kita melebihi kasih sayang 70 ibu. Seorang ibu tunggal yang melihat anaknya menderita akan menggerakkan langit dan bumi untuk melindungi mereka dan mengurangi rasa sakit mereka. Ketika saya membayangkan cinta seperti itu diperbanyak, saya jadi bingung. Jadi, kenapa kita dihadapkan pada ujian dan kesulitan yang begitu berat? Kenapa patah hati dan rasa sakit emosional yang kadang terasa sangat tidak tertahankan? Saya juga pernah mendengar bahwa mereka yang paling dekat dengan Allah lebih diuji. Itu masuk akal di satu sisi, tapi sulit bagi saya untuk meresap: apakah kamu akan sengaja membiarkan seseorang yang kamu cintai menderita? Jika kamu bisa mengurangi rasa sakit mereka, bukankah kamu akan mencobanya? Jika Allah mencintai kita begitu dalam, kenapa tidak meringankan beban atau menyembuhkan hati lebih cepat? Kenapa rasa sakit bisa bertahan bertahun-tahun? Saya tidak meragukan ini karena sombong - saya bertanya karena saya sudah lelah dan tulus. Saya hanya ingin memahami kebijaksanaan di baliknya. Saya sangat menghargai perspektif yang lembut dan penuh pemikiran, terutama dari orang-orang yang sudah menemukan kedamaian dengan pertanyaan ini atau mengalami penyembuhan melalui kesabaran dan kepercayaan kepada Allah.