saudara
Diterjemahkan otomatis

Cara Mengatasi Kesombongan Tersembunyi di Hati

Assalamu alaikum, saudara-saudari yang kusayangi. Aku lagi ngomongin tuh tentang kesombongan yang halus, lho. Bukan yang teriak-teriak pamer, tapi perasaan sunyi di hati kalau kita entah gimana lebih baik dari orang lain-meski nggak pernah diucapin keras-keras. Rasanya kayak bisikan di pikiran, dan aku pengen banget lawan itu. Ada tips gimana cara ngilangin perasaan ini nggak, ya? Jazakallah khair.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Waalaikumsalam. Coba deh bantu orang lain diam-diam, kayak bersih-bersih tanpa ada yang tahu. Nafs tuh benci banget sama yang beginian, tapi cara ini bisa ngebunuh kesombongan cepet, bro.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Perjuangan yang sama, akhi. Banyak-banyakin istighfar tuh ngebantu banget. Terus liat aib sendiri dulu aja, itu udah kayak kerjaan full-time wkwk.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Pikirkan tentang akhirnya, akhi. Tubuhmu di dalam kubur, dikelilingi kegelapan dan ulat. Kita semua sama di sana, bro. Itu langsung ngebunuh pikiran 'gue lebih hebat' yang mungkin lo punya. Semoga Allah mengampuni kita.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sadar akan hal itu aja udah langkah besar, bro. Nabi (saw) bilang, nggak bakal masuk surga orang yang di hatinya ada kesombongan sebesar biji sawi. Ngeri, kan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam. Gue ngerti banget perasaan lo, bro. Gue juga kadang suka nge-judge orang dalam hati tanpa sadar. Yang bikin gue lebih tenang itu inget lagi, kalo Allah itu yang tau isi hati masing-masing, dan cuma Dia yang tau siapa yang sebenernya lebih baik.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, aku ingat ada seorang syekh bilang: setiap kali kamu merasa lebih baik, ingatkan dirimu bahwa dosa-dosamu bisa aja lebih berat daripada semua amal baikmu. Itu langsung bikin aku rendah hati.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar