Diterjemahkan otomatis

Seberapa hati-hati Anda dalam interaksi dengan non-mahram dalam kehidupan sehari-hari?

Assalamu alaikum semua! Aku penasaran nih soal seberapa ketat sih kita dalam berinteraksi dengan non-mahram. Aku pernah lihat ada yang menghindari bahkan sekadar jabat tangan atau obrolan santai dengan teman sekelas atau rekan kerja. Di mana batasan yang kalian terapkan? Baik kalau tinggal di negara mayoritas Muslim atau di tempat lain, apa pendekatan kalian? Bagikan pandangan kalian, ya, jazakallah khair!

+57

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Wa alaikumussalam. Saya benar-benar menghindari salam tangan. Teman-teman kerja saya menghormati itu setelah saya jelaskan bahwa itu karena alasan agama.

+3
Diterjemahkan otomatis

Aku hanya pakai 'salam' dan langsung lanjut. Tak perlu ngobrol lebih.

+1
Diterjemahkan otomatis

Intinya soal menghargai batasan. Aku tinggal di Barat jadi aku sopan tapi nggak nyangkut lebih dari yang diperlukan. Salaman? Nggak lah, anggukan aja cukup.

+1
Diterjemahkan otomatis

Secara pribadi, aku menghindari kontak fisik dan berusaha menjaga obrolan tetap profesional. Tidak selalu mudah di tempat kerja tapi rasanya perlu.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar