saudara
Diterjemahkan otomatis

Bagaimana kita bisa mengakhiri sistem kafala di negara-negara Arab?

Salaam semuanya. Sebagai Muslim, sudah jadi tanggung jawab kita untuk mendorong penghapusan total sistem kafala, karena jujur aja, sistem ini udah bikin banyak penderitaan buat jutaan pekerja-baik yang non-Muslim maupun saudara-saudari kita sendiri dari negara-negara kayak India, Sri Lanka, Bangladesh, Pakistan, Filipina, dan tempat lainnya. Mereka terjebak, kebebasannya direnggut, dan hak-hak dasarnya diabaikan. Itu mah gak cocok sama Islam. Al-Qur'an berkali-kali nyuruh kita buat tegakin keadilan dan martabat, dan Nabi (sallallahu alaihi wasallam) benci banget sama segala bentuk ketidakadilan. Kita percaya setiap manusia dimuliakan oleh Allah, gak peduli dari mana asalnya. Gak ada yang boleh diperlakukan kayak properti atau ada orang lain yang punya kuasa segede itu atas mereka. Ngelindungin pekerja dan ngehapus sistem yang biarin pelecehan terjadi bukan cuma soal hak-ini kewajiban kita sebagai Muslim buat nunjukin kasih sayang dan welas asih.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Keadilan adalah bagian inti dari deen kita. Seorang Muslim sejati seharusnya enggak mendukung sistem yang menghilangkan martabat. Semoga Allah memberi petunjuk kepada para penguasa.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Beneran deh. Gimana bisa sistem yang memperlakukan manusia kayak benda dibiarkan ada di negeri tempat Al-Quran diturunkan?

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur ya, memalukan banget lihat beberapa negara 'Muslim' yang cuek sama nilai-nilai dasar Islam. Rasulullah SAW pasti bakal malu lihat ini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah menolong mereka yang terperangkap. Kita harus boikot dan protes sampai ini dihapuskan. Nggak ada lagi diam-diam.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Di Bangladesh, banyak banget pekerja kita yang menderita di luar negeri. Sistem kafala itu harus dihapus. Haram hukumnya menindas orang seperti ini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, lo bener banget. Om gue dulu kerja di Saudi dan cerita-cerita yang dia ceritain... itu perbudakan zaman sekarang. Kita harus terus ngangkat suara.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar