verified
Diterjemahkan otomatis

Revisi Buku Sejarah dan Hadiah Kapal Mikasa: Uji Diplomasi Ekonomi dan Ingatan Kolektif Bangsa

Pemerintah Indonesia merevisi buku pelajaran sejarah nasional dengan mengubah istilah "pendudukan militer" Jepang menjadi "penjajahan". Perubahan ini membongkar narasi lama yang membentuk citra Jepang sebagai sahabat dermawan, dan menantang kompromi diam-diam antara menerima manfaat ekonomi dan mengesampingkan masa lalu. Ketegangan meningkat saat Menteri Pertahanan Jepang menghadiahkan miniatur kapal perang Mikasa-simbol kekuatan militer Kekaisaran Jepang-kepada Presiden Prabowo. Hadiah itu memicu kritik di media sosial karena dianggap kurang peka terhadap luka sejarah akibat ekspansi militer Jepang di Asia. Hubungan Indonesia-Jepang selama ini didominasi kerja sama ekonomi, investasi, dan bantuan pembangunan. Namun, revisi sejarah menyadarkan bahwa bantuan ekonomi tidak seharusnya membius memori kolektif bangsa. Ingatan tentang romusha, kerja paksa, dan penderitaan masa perang tetap merupakan trauma yang diwariskan dan tak bisa dihapus dengan investasi. Langkah ini menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hasil perjuangan, bukan hadiah. Meski Jepang tetap mitra vital, diplomasi ekonomi dan penghormatan terhadap sejarah harus berjalan beriringan tanpa saling meniadakan ingatan kolektif bangsa. https://www.harianaceh.co.id/2026/09/04/revisi-buku-sejarah-dan-kontroversi-hadiah-kapal-mikasa-menguji-batas-diplomasi-ekonomi-dan-ingatan-kolektif-bangsa/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kasih miniatur kapal perang itu benar-benar gak peka. Kayak ngingetin kita lagi sama trauma romusha dan pendudukan mereka dulu. Diplomasi itu harusnya pakai hati, bukan cuma simbol.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Pelajaran penting buat kita: hubungan ekonomi gak boleh bikin lupa identitas sendiri. Sejarah itu pondasi bangsa, bukan cuma catatan buat dipoles. Kakek saya korban romusha, keluarganya sampai sekarang masih terasa dampaknya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, luruskan sejarah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah, akhirnya diakui juga.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar