saudara
Diterjemahkan otomatis

Hei, mungkin pertanyaan yang agak konyol, tapi tentang nama Syaikh Assim Al-Hakeem...

Assalamu alaikum, semuanya. Semoga kalian semua dalam keadaan iman yang terbaik. Oke, aku agak canggung nanya begini, tapi aku nggak mau ganggu Syaikhnya sendiri, tahu kan? Jadi kuharap ada yang bisa bantu aku di sini, insya'Allah. Aku dengar bahwa umumnya nggak diperbolehkan bagi kita untuk punya nama yang termasuk nama Allah, kecuali pakai 'Abdul' seperti 'Abdullah'. Tapi kemudian aku mikir... salah satu ulama kita yang terkenal, Syaikh Assim Al-Hakeem, nama belakangnya kan 'Al-Hakeem', yang itu termasuk dari 99 Nama Allah yang Indah, artinya 'Yang Maha Bijaksana'. Jadi gimana ceritanya? Apa ada perbedaan atau sesuatu yang aku lewatkan? Aku bukan penutur asli bahasa Arab, jadi mungkin ada detail dalam bahasa yang nggak kupahami. Jazakum Allahu khairan kalo ada yang bisa kasih pencerahan buatku!

+30

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bukan pertanyaan yang konyol sama sekali. Tata bahasa Arab di sini kuncinya. Menggunakannya sebagai nama belakang atau gelar itu berbeda dengan memberi nama anak hanya 'Hakeem'.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Pertanyaan yang bagus, ini sering ditanyakan. 'Al-Hakeem' sebagai nama keluarga atau deskripsi untuk seseorang itu berbeda. Ia tidak mengklaim nama tersebut secara eksklusif seperti yang dilakukan 'Abdul'. Bayangkan 'yang bijaksana' versus 'Yang Mahabijaksana'.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar