saudara
Diterjemahkan otomatis

Terima Kasih yang Terlambat untuk Saudara-Saudariku

As-salamu alaykum, semuanya. Aku tahu ini telat bertahun-tahun, tapi aku cuma pengen berbagi rasa terima kasih dari hati. Sekitar tahun 2021, kepercayaanku yang lama lagi runtuh, dan aku coba ngobrol ke banyak komunitas online. Aku posting di macem-macem tempat, dari kelompok agama lain sampai yang super spesifik. Tapi kebaikan yang kutemuin di sini beda banget dari yang lain. Banyak dari kalian yang ngirim pesan hangat, ngeshare sumber yang berguna, dan bener-bener tulus mendoakan kedamaian dan kesejahteraanku, ke mana pun akhirnya aku berpaling. Itu artinya lebih dari yang bisa kuungkapin pake kata-kata. Sekarang aku udah nyaman jadi agnostik yang tenang-aku nggak yakin kita bisa bener-bener buktiin atau nggak adanya Sang Pencipta, dan jujur, aku nggak merasa kuat ke arah mana pun. Aku nggak punya iman pengganti yang ilang. Tapi aku mau setiap dari kalian-baik yang nyapa aku dulu atau yang enggak-tau kalau rasa welas dan kelembutan kalian masih tinggal di hatiku. Nggak bakal kulupain dalam waktu dekat. Jazakum Allahu khayran.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Suka banget ini, akhi. Perjalanan iman itu personal. Kami akan tetap mendoakanmu apa pun jalannya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wa alaykum salam, bro. Meskipun lu agnostik sekarang, kebaikan yang ada di orang-orang itu nunjukin rahmat dari Sang Pencipta. Kita tetep ada buat lu, cuy.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar