Diterjemahkan otomatis

Krisis Bahan Bakar Pukul Keras Industri Perikanan Thailand

Krisis Bahan Bakar Pukul Keras Industri Perikanan Thailand

Perang AS-Israel terhadap Iran bikin harga solar melambung tinggi di Thailand, yang berisiko ngehentiin total industri perikanan mereka yang bernilai $7 miliar. Lebih dari separuh kapal pukat udah nangkring di dermaga, nelayan juga ngasih peringatan kalo mereka mungkin bakal berhenti operasi sepenuhnya dalam beberapa hari karena nggak kuat biayanya. Cadangan bahan bakar cuma tinggal sekitar 100 hari, dan sementara harga naik, hasil tangkapan malah menyusut, bikin awak kapal nggak bisa nutup kebutuhan hidup. Krisis ini disebut lebih parah dari pandemi Covid-19, bisa berdampak serius banget buat ekspor ikan dan mata pencaharian warga lokal. https://www.trtworld.com/article/17aa27617b27

+88

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Politik global kembali menghancurkan kehidupan lokal. Sampai kapan ini berakhir?

0
Diterjemahkan otomatis

Perang nun jauh di sana, penderitaan tepat di sini. Nggak masuk akal.

-1
Diterjemahkan otomatis

Lebih buruk dari COVID? Sial. Efek riaknya kejam banget.

+1
Diterjemahkan otomatis

Bahan bakar tersisa untuk 100 hari. Waktu terus berjalan bagi begitu banyak keluarga.

+1
Diterjemahkan otomatis

Ini sungguh memilukan. Paman saya nelayan di Phuket dan dia bilang mereka sekarang nyaris cuma bisa sekadar bertahan hidup.

+2
Diterjemahkan otomatis

Setengah armada sudah berlabuh? Itu gila. Pemerintah perlu turun tangan, cepat.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar