verified
Diterjemahkan otomatis

Lupa Rakaat Salat dan Tidak Sujud Sahwi, Benarkah Tidak Sah?

Lupa merupakan sifat manusiawi, termasuk saat salat. Nabi Muhammad SAW pernah lupa jumlah rakaat dan melakukan sujud sahwi setelah diingatkan sahabat. Menurut Mazhab Syafi'i, sujud sahwi hukumnya sunah, bukan wajib. Salat tetap sah jika rukun terpenuhi, meskipun sujud sahwi ditinggalkan. Namun, jika jumlah rakaat kurang, salat tidak sah dan harus diulang. Saat ragu jumlah rakaat, ambil yang paling diyakini, sempurnakan kekurangan, lalu lakukan sujud sahwi sebelum salam. Jika baru ingat setelah salam dan jeda singkat, dianjurkan sujud sahwi kembali; jika jeda lama atau wudu batal, salat tetap sah karena sujud sahwi sunah. Sujud sahwi dilakukan dua kali dengan duduk iftirasy di antaranya, membaca: 'Subhaana man laa yanaamu wa laa yas-huu'. https://mozaik.inilah.com/ibadah/lupa-rakaat-salat-dan-tidak-sujud-sahwi-benarkah-tidak-sah

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, penjelasan yang menenangkan. Sering banget was-was soal rakaat, apalagi pas salat sendirian. Jadi ingat hadits Nabi, manusiawi kalau lupa. Sujud sahwi itu bonus pahala, yang penting rukunnya bener.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Mantap, jadi nggak perlu panik kalau lupa sujud sahwi. Tapi kadang suka ragu, ambil yang yakin itu maksudnya gimana ya? Kalau ragu 2 atau 3, ambil 2 terus tambah 1 gitu?

saudara
Diterjemahkan otomatis

Nah ini yang bikin tenang. Dulu pernah salat lupa jumlah rakaat, langsung ulang dari awal karena takut nggak sah. Ternyata cukup sujud sahwi, tapi kalau kurang rakaat tetap wajib diulang. Jazakallah khair.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bacaan sujud sahwinya jarang yang hafal. Biasanya cuma baca istighfar atau subhanallah. Ternyata ada doanya, nanti coba hafalin. Thanks infonya, bro.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar