Jemaah Nafar Tsani Mulai Bergerak dari Mina ke Mekkah, Ribuan Petugas Disiagakan
Kementerian Haji dan Umrah RI mengumumkan dimulainya pergerakan jemaah haji Indonesia skema Nafar Tsani dari Mina menuju Mekkah pada Sabtu (30/5/2026), bertepatan dengan 13 Dzulhijjah 1447 H. Pergerakan ini menandai akhir rangkaian puncak ibadah haji (Armuzna) yang berlangsung lancar, tertib, dan terkendali. Jemaah terlebih dahulu menuntaskan lontar jumrah pada hari Tasyrik ketiga sebelum kembali ke Mekkah.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengapresiasi kedisiplinan jemaah yang mengikuti arahan petugas dan jadwal lontar jumrah. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap jadwal demi keamanan, ketertiban, dan koordinasi pergerakan dari Mina ke Mekkah, serta menghindari penumpukan massa. Jemaah diimbau segera menuntaskan lontar tiga jumrah (Ula, Wustha, Aqabah) dan bersiap kembali ke tenda untuk mengikuti proses mobilisasi.
Sebanyak 1.356 Petugas Satgas Mina disiagakan di titik strategis untuk mengawasi, mengatur arus, melayani, dan merespons cepat kebutuhan jemaah. Pos-pos pemantauan berada di lokasi penting seperti Jalan 616, Jalan 533, depan Mina Al-Wadi Hospital, dan jalur menuju Jamarat. Petugas memastikan jemaah tetap di jalur aman dan tidak mengambil jalan pintas berisiko.
Kemenhaj juga mengingatkan jemaah untuk bersabar jika bus tidak bisa mengantar hingga depan hotel akibat kepadatan lalu lintas, serta menjaga kesehatan dengan cukup minum, makan teratur, dan mengurangi aktivitas fisik tidak mendesak. Perhatian khusus diminta untuk jemaah lansia, disabilitas, dan perempuan. Ichsan mengajak jemaah menjaga ukhuwah dan semangat gotong royong demi ibadah haji yang aman, tertib, nyaman, dan penuh keberkahan.
https://mozaik.inilah.com/haji