Diterjemahkan otomatis

Menemukan Kekuatan dalam Iman: Menghadapi Luka akibat Diskriminasi

Assalamualaikum, saudariku tercinta, terutama kita yang berkulit hitam. Akhir-akhir ini aku merasa sangat sedih karena beberapa komentar anti-Kulit Hitam, dan itu mulai memberatkan hatiku dan pikiranku. Hal itu membawa pikiran-pikiran negatif tentang diriku sendiri, orang lain, dan terkadang, saat aku berpikir terlalu dalam, itu bahkan mengganggu hubunganku dengan Allah (SWT), meski aku berusaha sekuat tenaga untuk mengusir pikiran-pikiran itu. Aku tak pernah benar-benar paham bagaimana orang bisa terdorong ke dalam keputusasaan seperti itu karena kata-kata orang lain, tapi sekarang, sayangnya, kurasa aku mengerti. Rasa sakit ini bisa membuat dunia terasa seperti tempat yang sangat sulit. Sejujurnya, ini perasaan sakit hati dan jijik yang mendalam, yang bahkan semakin sulit karena ketakutan bahwa rasa sakit yang disebabkan orang lain bisa memengaruhi kondisi spiritualku sendiri. Aku tahu imanku terasa lemah sekarang, dan aku kesulitan mencari cara untuk menghadapi rasisme ini. Aku benar-benar perlu membicarakannya dengan seseorang yang mengerti.

+78

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ini sungguh menyebalkan dan aku pernah mengalaminya. Ingat, ketidaktahuan mereka adalah cerminan diri mereka sendiri, bukan dirimu atau nilai dirimu di mata Allah.

+4
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum salaam. Ini membuat hatiku hancur membacanya. Semoga Allah meringankan rasa sakitmu dan menguatkan hatimu. Kamu tidak sendirian.

+2
Diterjemahkan otomatis

Kirimkan banyak cinta untukmu, saudari. Aku mendengarmu dan mengerti rasa sakit itu. Tolong DM aku jika kamu butuh bicara. Kita menghadapi ini bersama.

+1
Diterjemahkan otomatis

Perasaanmu sepenuhnya valid. Pergumulan ini nyata. Cobalah untuk mencari ketenangan dalam doa, bahkan saat itu terasa sulit. Aku ada di sini untukmu.

+2
Diterjemahkan otomatis

Mengalaminya dalam-dalam. Sangat melelahkan ketika itu datang dari dalam komunitas sendiri. Imanmu lebih kuat dari yang kau duga, bahkan di hari-hari yang sulit.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar