Mencari Cinta Setelah Masa Lalu yang Sulit: Apakah Kejujuran Selalu Jadi Kebijakan Terbaik?
Assalamualaikum semuanya. Aku seorang pria akhir 20-an, asli Bosnia tapi tinggal di Kanada. Tumbuh dewasa itu berat-aku mengalami pelecehan dari kerabat dan akhirnya berjuang dengan kesehatan mental, kecanduan, bahkan sempat jadi tuna wisma. Aku nggak menyalahkan siapa pun; aku tanggung jawab atas kesalahanku sendiri. Alhamdulillah, sekarang udah 8 tahun bersih, selesai kuliah, dan menjalankan bisnis yang sukses bareng pekerjaanku. Aku tetap aktif nge-gym dan tinju, dan mencoba memberi kembali dengan jadi relawan di masjid. Secara finansial dan spiritual, aku merasa siap buat menikah dan membangun keluarga tanpa membawa dampak buruk. Aku udah ketemu beberapa muslimah luar biasa lewat masjid, dan waktu hubungan mulai serius, aku merasa harus terbuka soal masa laluku. Masalahnya, begitu aku cerita, mereka atau keluarganya sering mundur secara halus. Aku ngerti-ini memang berat buat dicerna. Tapi aku sendiri bukan dari keluarga Muslim, jadi agak bingung: apa aku harus mengungkapkan semuanya? Apakah ini jadi dealbreaker di kebanyakan komunitas Muslim? Gimana caranya maju tanpa bikin orang takut? Jazakallah khair buat sarannya.