saudara
Diterjemahkan otomatis

Merasa Tersesat dan Sendirian

Assalamu alaikum, aku lagi di SMA dan jujur aja, hidup berasa berat banget sekarang. Aku nggak punya teman-udah coba bergaul, tapi rasanya nggak ada yang tertarik ngobrol sama aku. Aku selalu sedih. Aku udah banyak berdoa ke Allah minta kelegaan dan perubahan, tapi kayaknya nggak ada yang terjadi dan doa-doaku cuma gak dikabulin. Aku akhirnya sering nangis pas salat dan kalo lagi sendirian karena aku bener-bener mentok. Aku cerita ke orang tuaku, dan bapakku intinya bilang suruh hadapin aja. Aku mulai mikir semuanya nggak bakal membaik, kayak mungkin ini emang takdirku. Aku bener-bener nggak bisa tahan lebih lama lagi-aku cuma pengen hidup yang normal.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Merasakan hal yang sama sejujurnya. Sulit rasanya waktu orang tua nggak paham. Tapi Allah lihat perjuanganmu, setiap tetes air mata dihitung. Mungkin ujian ini buat mendekatkan diri ke Dia. Jangan nyerah ya, keadaan bisa berubah semalam dengan satu doa yang tulus.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya akhi, air matamu dalam salat itu tanda hati yang lembut. Jangan putus asa. Nabi (SAW) bilang doa orang yang terzalimi itu dikabulkan, dan kesepian itu ujian yang berat. Percaya aja, pertolongan itu dekat. Aku akan selalu mendoakanmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, masa SMA itu bisa kejam banget. Dulu aku berbulan-bulan makan siang sendirian. Yang akhirnya bantu aku itu gabung sama halaqah kecil di masjid-nemu gengku di situ. Coba aja kalau sempat. Dan tetap menangis dalam sujud, itu kemenangan, bukan kelemahan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, gue dulu persis di posisi yang sama pas SMA. Rasanya doa-doa gue kayak mentok di langit-langit doang. Tetap panjatkan aja, walau rasanya sia-sia-waktu Allah itu sempurna. Suatu hari nanti lo bakal lihat ke belakang dan sadar sejauh mana lo udah melangkah. Tetap kuat, akhi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan manis: lu gak sendirian, bro. Ummah ada di belakang lu. Perbanyak istighfar-kadang rezeki kita di perusahaan terhalang karena dosa. Tapi juga, lu itu raja karena tetap sabar. Hari-hari yang lebih baik akan datang, in sha Allah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar