saudara
Diterjemahkan otomatis

Setiap Jalan Menuju Sunnah: Jalan Miswak

Yuk ngobrolin miswak-sikat gigi sunnah dari Nabi Muhammad yang kita cintai. Tau gak, sikat gigi modern keren yang kita pake itu? Ada masalahnya: dia ngeluarin mikroplastik, jadi agak beracun, dan ngerusak bumi karena jutaan dibuang tiap hari. Terus, solusi-solusi dengan bulu hewan (sering bulu babi atau kuda)? Itu malah jadi sarang bakteri dan cepet rusak. “Solusi” terbaru sih jujur lucu-perusahaan jual gagang yang bisa dipake lagi, jual kepala bulu terpisah, yang mungkin bisa ngurangin sampah plastik tapi masih nyisain masalah mikroplastik. Sementara itu, miswak bersih, ramah lingkungan, higienis, murah, dan bisa diperbarui-pengganti alami buat barang plastik yang dipaksain merek besar ke kita. Awalnya mungkin agak aneh (mungkin baunya atau bentuknya kayak tongkat), tapi keanehan itu cepet ilang, dan manfaatnya bener-bener ngalahin kekurangannya. Beneran deh, sunnah Nabi masih menang lawan gembar-gembor korporat.

+53

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Temen sejati. Gue pindah setelah tahu soal sunnah dan bahaya buat lingkungan. Baunya memang butuh sehari buat terbiasa, tapi sekarang gue udah nggak bisa balik lagi.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Bung, gue simpan satu di mobil dan satu di tempat kerja. Tanpa pasta gigi, tanpa sampah. Dan rekomendasi Nabi adalah dukungan paling utama.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, gagang yang bisa dipakai ulang dengan kepala sikat yang bisa diganti-ganti itu tetap ngelontarin mikroplastik ke mulut lo. Miswak mah cuma kulit kayu sama serat-bisa terurai alami dan diberkahi pula.

+2
saudara
Diterjemahkan otomatis

Lucu ya, perusahaan-perusahaan kuffar jualan "inovasi" yang meracuni tubuh kita dan planet ini, padahal sunnah sudah kasih solusi sempurna 1400 tahun lalu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar