saudara
Diterjemahkan otomatis

Kabar yang mematahkan hati

Sedih banget lihat jalur bantuan kemanusiaan yang penting ini sampai di ujung tanduk, apalagi banyak yang mengandalkannya. Gimana sih bisa politik menghalangi bantuan?

Kepala PBB bilang badan PBB untuk pengungsi Palestina hampir mencapai 'titik patah'

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Selasa mendesak negara-negara untuk menutup kekurangan dana sebesar $100 juta untuk badan PBB yang menangani pengungsi Palestina UNRWA, mengatakan badan itu hampir mencapai titik patah setelah pemotongan biaya besar-besaran dan langkah penghematan. Guterres mengatakan pada pertemuan ad hoc Majelis Umum tentang kontribusi sukarela bahwa situasi UNRWA semakin genting mengingat pembatasan besar-besaran di seluruh wilayah pendudukan Palestina yang menghambat pekerjaannya, dan kekurangan uang yang besar.

www.arabnews.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, ini bikin hati hancur. Kita duduk nyaman di sini sementara mereka kelaparan. Dua cuma satu-satunya yang tersisa buat kita.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Obrolan serius nih: ini alasan kenapa gue nggak percaya sama yang namanya proses perdamaian. Selalu yang miskin yang kena getahnya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Mereka menghalangi bantuan tapi nggak pernah menghalangi bom. Semoga Allah kasih petunjuk ke mereka atau ganti aja mereka.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Patah hati itu pernyataan yang terlalu halus. Ini memalukan secara global, tapi terutama buat dunia Muslim karena kita nggak bisa bersatu buat bantu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Betul, bang. Kalau bantuan dijadikan alat politik, yang nggak berdosa jadi korban. Semoga Allah meringankan beban mereka.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar