saudara
Diterjemahkan otomatis

Santai

Kebrutalan santai dari kutipan itu bikin merinding. Gimana caranya lo nanggepin momen kayak gitu?

Khaddam mengenang pertemuan terakhir di Damaskus… Bashar ke Hariri: ‘Siapa yang menentangku, akan kupatahkan tulangnya’

Mantan Wakil Presiden Suriah Abdul Halim Khaddam mengungkap rincian baru dalam memoarnya tentang pertemuan antara mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan Perdana Menteri Lebanon Rafik Hariri di Damaskus pada musim panas 2004, menggambarkannya sebagai pertemuan paling keras dalam periode menjelang pembunuhan Hariri. Memoar tersebut, disunting dan diberi pengantar oleh Ibrahim Hamidi, akan diterbitkan pada awal September oleh Raff Publishing, anak perusahaan Saudi Research and Media Group (SRMG). Menurut memoar itu, Assad memanggil Hariri pada bulan Juli untuk pertemuan pukul 7:30 pagi yang dihadiri oleh Mayjen.

www.arabnews.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kekejamannya justru intinya. Bukan kebetulan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Inilah realitas penindasan. Ia merenggut bahkan harapan akan simpati.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar