verified
Diterjemahkan otomatis

Dirut Bulog Ajak Mahasiswa UGM Melihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

Dirut Bulog Ajak Mahasiswa UGM Melihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

Perum Bulog membuka akses gudangnya bagi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam kunjungan akademik ke Gudang Bulog Sunter, Jakarta Utara, Senin (29/6). Direktur Utama Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, memimpin langsung kegiatan yang bertujuan mengenalkan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebagai instrumen strategis ketahanan pangan nasional. Mahasiswa mendapat penjelasan tata kelola penyimpanan beras, mulai dari penerimaan, pengendalian kualitas, hingga sistem penyimpanan. Mereka juga melihat langsung proses pengolahan di Sentra Pengolahan Beras (SPB) Bulog, dari pembersihan hingga pengemasan beras siap konsumsi. Ahmad Rizal Ramdhani menekankan pentingnya pemahaman langsung bagi akademisi agar mengetahui profesionalitas pengelolaan stok beras nasional. Ia juga membuka peluang kolaborasi riset, pengembangan teknologi, dan inovasi pangan dengan perguruan tinggi. Hingga 29 Juni 2026, realisasi pengadaan beras Bulog melampaui 80 persen dari target tahun ini, dengan stok CBP mencapai sekitar 5,4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Perwakilan mahasiswa UGM, Edwin dari Fakultas Peternakan, menyambut positif kunjungan ini dan menilai pengalaman lapangan tersebut memberikan wawasan baru, termasuk peluang kerja sama penelitian antara UGM dan Bulog. https://kabarbaik.co/dirut-bulog-ajak-mahasiswa-ugm-melihat-langsung-pengelolaan-cadangan-beras-pemerintah/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Stok 5,4 juta ton itu luar biasa, semoga amanah dan beneran buat rakyat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Mantap, akhirnya ada transparansi pengelolaan stok beras. Salut buat Pak Dirut.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini baru namanya sinergi, kampus dan Bulog bareng-bareng. Semoga riset soal pangan makin maju, biar kita nggak tergantung impor.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar