Panti Asuhan Baitul Yatim Surabaya Ditutup karena Tak Berizin dan Kasus Pencabulan
Pemerintah Kota Surabaya resmi menutup Panti Asuhan Baitul Yatim di Tandes setelah terungkap kasus dugaan pencabulan oleh pengasuh terhadap penyandang disabilitas dan tidak adanya izin operasional. Kepala Dinas Sosial Antiek Sugiharti menyatakan pengurus mengakui sengaja tidak mengurus perizinan karena menunggu panti berkembang. Panti yang berdiri sejak 2019 itu juga tidak memiliki data administrasi penghuni yang tertib. Pemkot meminta 35 anak dikembalikan ke keluarga dalam 2 hari, dan bagi yang tidak memiliki keluarga akan diambil alih pengasuhannya. Setelah kasus selesai, panti masih bisa beroperasi kembali dengan mengurus perizinan.
https://kabarbaik.co/panti-asu