Sebagai orang yang suka belajar tentang berbagai kepercayaan, kayaknya aku dapat terjemahan Al-Qur'an yang keliru
Assalamu alaikum, semuanya. Semoga kalian dalam keadaan baik. Jadi, aku tertarik banget sama teologi dan suka mempelajari agama-agama yang berbeda, meskipun secara pribadi aku seorang Kristen Ortodoks. Tapi, aku nemu sedikit kendala nih, yang kayaknya umum terjadi kalau lagi nyari kitab suci asli dari kepercayaan lain. Aku beli Al-Qur'an yang keliatannya bagus banget dari toko buku. Pas aku baca, aku perhatiin ada catatan tambahan dan parafrase di bawah teks utamanya. Aku telusuri penerjemahnya, Maulana Muhammad Ali, dan ternyata dia bagian dari gerakan Ahmadiyah. Dari yang aku temukan, sepertinya banyak Muslim yang nggak menganggap mereka bagian dari Islam arus utama karena mereka percaya sama nabi setelah Nabi Muhammad (semoga damai menyertainya), yang diyakini umat Muslim sebagai utusan terakhir. Apa aku harus nyari terjemahan Al-Qur'an lain yang lebih luas diterima untuk pelajaranku? (Aku kayaknya bakal simpan juga yang ini, buat referensi pandangan spesifik mereka aja). Aku pernah ngalamin hal kayak gini juga sama teks agama lain sebelumnya. Ngomong-ngomong, cuma penasaran aja, ada yang bisa jelasin gerakan Ahmadiyah itu tentang apa? Apa itu dianggap cabang terpisah atau sesuatu yang lain dalam komunitas Muslim? Aku nggak bermaksud nggak menghargai kepercayaan siapapun, tapi biasanya aku usahain hindari buku dari kelompok yang dianggap di luar arus utama, karena kadang mereka sajain interpretasi mereka sebagai standar untuk seluruh agama itu. Jazakum Allahu khayran buat semua pencerahannya.