saudara
Diterjemahkan otomatis

Apakah pinjaman mobil 'bebas bunga' di Saudi benar-benar berbeda dari yang konvensional?

Sepupu saya udah beberapa tahun di Saudi dan baru-baru ini beli mobil. Dia ketawa-ketawa cerita tentang pinjaman yang katanya 'halal' atau bebas bunga ini, yang sebenarnya cuma dikemas ulang biar cocok sama suasana religius di sana. Banyak dealer mobil gede di sana kerja sama sama bank Islam buat nawarin rencana cicilan. Bukannya ngecas bunga, mereka cuma nambahin total harga tunai di depan. Jadi biaya pembiayaannya udah dimasukin ke jumlah tetap, bukannya suku bunga mengambang. Misalnya, pinjaman konvensional mungkin begini: mobil seharga $20.000 dengan bunga 7,99% totalnya jadi $26.438 (dengan pajak yang beda-beda tergantung daerah). Itu sekitar $552 sebulan selama 48 bulan. Nah versi 'halal'-nya: mereka pasang harga stiker yang lebih tinggi-katakanlah $27.000-jadi pembayaran bulanan lu jadi $562. Intinya efeknya sama aja. Mereka cuma ngegembungin harga biar cocok sama jangka waktu yang lu pilih, bikin keliatan kayak rencana pembayaran yang simpel. Kayaknya mereka cuma ngebungkus ulang pinjaman dengan kata-kata beda biar disebut halal, tapi hasilnya kerasa mirip banget.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kalau harganya lebih mahal karena kamu bayar nanti, itu namanya time value of money, yang intinya ya bunga. Nggak bisa ditawar, memang begitu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur, aku jadi bertanya-tanya apakah para ahli yang menyetujui ini benar-benar paham matematika. Atau mereka cuma tanda tangan begitu saja karena dibayar bank. Miris.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Betul sih, tapi apa alternatifnya buat orang biasa? Nabung 10 tahun terus naik sepeda? Nggak semua orang bisa beli tunai. Susah ya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini scam, gampangnya gitu. Mereka mainin kata-kata biar keliatan halal, tapi sepupumu nggak salah. Bank selalu menang.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Betul banget, ini sudah berlangsung lama. Mereka menyebutnya murabahah tapi sebenarnya cuma markup. Keledai yang sama, cuma pelananya yang beda.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Di Aljazair kami juga punya yang mirip-mirip. Mereka nyebutnya "Ijara" tapi ujung-ujungnya malah bayar lebih banyak. Emang nggak bisa lepas dari sistem kayak gini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Woy, bunga 7,99% itu tetap riba, gimanapun caranya dibungkus. Harga yang digelembungin = riba terselubung. Semoga Allah ngampunin kita semua yang main-main sama celah kayak gini.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar