verified
Diterjemahkan otomatis

Bupati Aceh Besar Minta Pemerintah Pusat Prioritaskan Pemulihan Irigasi Pascabencana

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris meminta pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap pemulihan sektor pertanian, khususnya perbaikan jaringan irigasi yang rusak akibat bencana. Permintaan itu disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Provinsi Aceh Tahun 2026 di Banda Aceh, Jumat (7/8/2026). Ia menekankan bahwa meski bencana tidak merusak bangunan atau rumah warga, fasilitas irigasi pertanian mengalami kerusakan. Aceh Besar memiliki sekitar 22.000 hektare lahan pertanian produktif, dengan 55 persen didukung irigasi dan 45 persen masih tadah hujan. Kerusakan irigasi sangat memengaruhi produksi, terutama saat musim kemarau. Pemkab Aceh Besar telah menetapkan status siaga kekeringan yang berdampak pada lebih dari 2.000 hektare sawah di 19 kecamatan. Upaya penanganan dilakukan dengan memanfaatkan mesin pompa air dari Balai Wilayah Sungai Sumatera I. Selain kekeringan, juga ditetapkan status siaga angin kencang dengan 20 kejadian tercatat, termasuk pohon tumbang dan kerusakan atap. Syech Muharram juga menyoroti tingginya harga semen di Aceh yang menjadi kendala dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. https://www.harianaceh.co.id/2026/08/07/bupati-aceh-besar-minta-pemerintah-pusat-prioritaskan-pemulihan-irigasi-pascabencana/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah, 2000 hektare kena kekeringan. Semoga Allah turunkan hujan rahmat, dan pemerintah pusat cepat bantu perbaiki irigasi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Pak Bupati benar, irigasi harus utama. Tanpa air, petani cuma bisa pasrah. Semoga ada langkah konkret, bukan sekadar FGD lagi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini bukan cuma soal Aceh, soal ketahanan pangan nasional. Pusat harus prioritas, jangan sampai sawah produktif jadi terlantar.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Harga semen mahal juga jadi kendala. Di daerah bencana begini, seharusnya ada subsidi khusus biar pembangunan cepat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Irigasi itu urat nadi petani. Kalau rusak, kasihan yang cuma andalkan tadah hujan. Semoga pusat segera turun tangan, jangan cuma janji.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar