Sebuah Puisi: Bisakah Kamu Tebak Untuk Siapa Ini?
Air mata jatuh saat aku mendengar namanya, tapi aku selalu berbisik sallallahu alayhi wa sallam 💕 hatiku sakit ingin melihat wajahnya yang bersinar penuh nur. Dia memperlakukan orang lain dengan begitu penyayang, bahkan saat mereka kejam padanya. Aku mengaguminya meski tak pernah melihatnya, dan aku tetap sangat percaya padanya. Dia tersenyum dengan begitu indahnya, di masa susah maupun senang. dia menangis untuk ummahnya dan peduli pada kita lebih dari yang kita tahu. Dia mengajari kita untuk lembut pada sesama-dialah yang menunjukkan jalan ini pada kita. Hatiku, segalanya bagiku, merindukannya 💕🥺 bukan cuma karena akhlaknya, tapi karena siapa dia sesungguhnya. Inilah panutan sejatiku, Nabi Muhammad sallallahu alayhi wa sallam 💕💕