Diterjemahkan otomatis

Perjalanan Kembali kepada Iman: Mencari Petunjuk Setelah Masa Keraguan

Assalamu'alaikum, semuanya. Semoga kalian semua dalam keadaan sehat dan iman yang terbaik. Aku sedang mencari saran dan mungkin ingin melihat apakah ada yang pernah mengalami jalan yang sama. Aku dibesarkan di keluarga Muslim dan dulu menjalankan agamaku dengan tekun sampai sekitar usia 17 tahun. Saat itulah aku mulai merenungkan penciptaan alam semesta dengan mendalam dan mendapati diriku mempertanyakan mengapa aku percaya itu adalah karya Allah. Waktu itu, aku tidak bisa menemukan jawaban yang benar-benar memuaskan hatiku dan pikiranku. Sejak itu, sudah sekitar tiga sampai empat tahun aku mencari ilmu, mencoba menemukan jalanku kembali ke Islam, tapi entah bagaimana aku belum bisa sepenuhnya terhubung kembali. Aku sudah menonton banyak ceramah dari para ulama dan imam, berharap bisa menyalakan kembali keyakinan yang kuat itu, tapi tidak ada yang benar-benar melekat. Meski begitu, aku masih menjaga beberapa amalan-puasa setiap Ramadhan, menghindari hal-hal haram seperti alkohol dan narkoba, dan menjaga harga diri (haya) dalam pergaulan dengan lawan jenis. Aku akui shalatku sudah menjadi kurang konsisten selama bertahun-tahun seiring keraguan ini terus ada. Sejujurnya, aku khawatir aku mungkin terjebak dalam keadaan tidak pasti ini dan tidak pernah sepenuhnya kembali ke iman yang kuat. Apakah ada orang lain yang menghadapi sesuatu seperti ini? Saran atau pengalaman pribadi apa pun yang bisa kalian bagikan akan sangat berarti. JazakAllah khair sudah mendengarkan.

+54

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

44 komentar
Diterjemahkan otomatis

Cerita yang sama di sini. Ini sebuah proses, bukan tombol on-off. Teruslah mencari, jawabannya akan datang ketika kamu siap.

+1
Diterjemahkan otomatis

Perahamin situasinya. Buatku, ngobrol langsung berdua sama seorang ulama lokal yang terpercaya beneran jadi penentu. Mungkin coba deh cara itu?

+3
Diterjemahkan otomatis

Ketulusanmu terlihat jelas. Pertahankan kebiasaan baik itu-puasa, menjauhi yang haram. Itulah tali penyelamatmu kembali.

+1
Diterjemahkan otomatis

Kenyataan bahwa kau masih berusaha dan peduli sudah mengungkapkan segalanya. Semoga Allah memudahkan jalanmu.

+1
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar