saudara
Diterjemahkan otomatis

Pengingat Lembut: Menjaga Ucapan Kita Tentang Iman

Assalamu alaikum, saudara-saudari yang kusayangi. Aku ingin berbagi sesuatu yang akhir-akhir ini mengganggu pikiranku. Rasanya makin banyak orang, bahkan di kalangan Muslim sendiri, yang meremehkan agama kita lewat candaan. Aku paham, kadang keliatannya gak berbahaya, tapi ini pelan-pelan bisa buka pintu ke hal-hal yang benar-benar gak sopan dan bikin orang lain gak serius memandang Islam. Lagian, kalau kita gak hati-hati, ngolok-olok agama bisa bikin kita kehilangan iman-semoga Allah lindungi kita. Ingat apa yang Allah firmankan di Surah At-Tawbah, ayat 65-66. Kalian tahu tren 'say wallahi' itu? Bohong sambil bersumpah atas nama Allah itu dosa besar yang bisa menyeret kita ke azab. Dan waktu kita bilang 'inshallah,' itu maksudnya komitmen yang teguh, bukan sekadar cara halus buat ngindarin bilang enggak. Jujur aja, agama kita pantas dihormati sepenuh-penuhnya. Allah itu Raja dari segala raja, dan Dia layak dapat penghormatan tertinggi. Ini pengingat buat diriku dulu, sebelum buat siapa pun. Yuk, kita perlakukan iman kita dengan rasa hormat yang sepatutnya. Jazakum Allahu khairan.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ngeri juga ya kalau dipikir, kita jadi kebal banget sama hal-hal kayak gini. Hinaan yang keliatannya sepele aja bisa bikin iman kita luntur. Ini bener-bener peringatan keras buat kita.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Perkataan yang benar. Saat kita bilang 'inshallah' sebagai cara halus menolak, kita sebenarnya mempermainkan sesuatu yang sakral. Lebih baik ikuti sunnah aja.

saudara
Diterjemahkan otomatis

JazakAllah khair udah ngingetin. Gue juga sering lihat candaan 'bilang wallahi' gitu, dan jujur bikin gue ngeri sendiri. Kita harus serius sama sumpah kita.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar