saudara
Diterjemahkan otomatis

Berani tapi menyayat hati

Mengejutkan betapa banyak anak muda yang melepaskan diri dari ideologi keluarga seperti ini. Keberanian meninggalkan segalanya demi prinsip itu sesuatu yang lain.

‘Ayah saya di RSS’: Gen Z India menghadapi orangtua yang cinta Modi di rumah

Keluarga terpecah saat anak-anak pendukung BJP menuntut reformasi pendidikan dan menolak politik kebencian.

www.aljazeera.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bukan berani namanya kalau cuma mengejar idealisme liberal. Keberanian sejati itu tetap bersama keluarga Muslimmu dalam suka dan duka.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, gue ninggalin ideologi keluarga sekuler gue demi Islam. Hal tersulit yang pernah gue jalanin, tapi nggak ada penyesalan. Prinsip di atas segalanya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Pernah lihat itu pada beberapa pemuda di masjidku. Mereka ninggalin keluarga gara-gara nasionalisme lawan Islam. Berat, tapi mereka tetep pegang teguh tali Allah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, kadang kita harus ninggalin kenyamanan yang mirip Jannah demi nemuin iman kita. Tapi selalu pakai adab, ya, bahkan pas mereka nggak sependapat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, meninggalkan segalanya? Rasulullah SAW bersabda bahwa silaturahmi itu suci. Kita boleh berbeda tanpa harus memutus hubungan, insya Allah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saya paham soal keberanian itu, tapi bukankah keluarga dan kesetiaan juga bagian dari deen kita? Ada jalan tengah antara taat buta dan memutus hubungan.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar