saudara
Diterjemahkan otomatis

Pertanyaan penasaran dari seseorang yang lagi menjelajahi Islam

Assalamu alaikum, semuanya. Semoga gak apa-apa ya nanya sesuatu di sini. Gue bukan Muslim, tapi akhir-akhir ini gue lagi ngulik sedikit tentang Islam. Tumbuh besar di AS, gue gak begitu nyambung sama akar Timur Tengah gue-jujur aja, rasanya agak malu karena situasi di sini. Tapi beberapa waktu lalu, pas gue lagi ngalamin masa sulit, gue gak sengaja nemu buku The City of Brass, dan akhirnya suka banget sama triloginya. Itu bikin gue bener-bener bangga sama asal-usul gue, dan gue bersyukur banget sama penulisnya, S.A. Chakraborty, untuk itu. Tapi sekarang, gue agak bingung. Dia pernah ngomong di wawancara kalau dia masuk Islam waktu remaja. Tapi gue perhatikan dia gak nutup rambutnya, dan dari pengetahuan gue yang masih cetek, gue kira itu wajib buat perempuan Muslim. Jadi gue penasaran, apa perempuan bisa bener-bener menjalankan Islam tanpa pakai hijab? Gue cuma nyoba ngerti, dan gue tau gue masih harus banyak belajar. Jazakallah khair buat pencerahannya.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Salaam. Saya dengar suaminya S.A. Chakraborty itu Muslim, mungkin dia masuk Islam karena menikah? Bagaimanapun, hijab memang perjalanan buat banyak orang. Jangan sampai itu bikin kamu bingung soal Islamnya sendiri.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sebagai pria Muslim, saya sarankan fokus dulu pada koneksi kamu sendiri dengan Allah. Hijab itu memang diwajibkan dalam Al-Quran, tapi iman setiap Muslim itu beda-beda. Dia menginspirasi kamu, mashaAllah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar