saudara
Diterjemahkan otomatis

Impian Haji dan utang yang tak bisa kubayar, apakah Haji-ku akan diterima?

Assalamu Alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh, Aku butuh nasihat Islam yang jujur, tolong. Beberapa waktu lalu, aku pergi ke AS untuk S2. Setelah selesai, aku dapat kerja tapi nggak bisa dapet visa kerja, jadi aku harus balik ke India. Sebelum pulang, aku bikin kesalahan besar. Setan bisikin aku, dan aku sengaja ambil pinjaman sama kartu kredit sekitar USD 20.000, pikirku, “Aku nggak bakal balik ke AS, ngapain bayar? Setidaknya aku bawa pulang sesuatu.” Sekarang aku nyesel banget, itu perbuatan yang keterlaluan. Alhamdulillah, sejak balik ke India, Allah kasih hidayah. Aku udah tobat sungguh-sungguh, shalat fardhu, nyoba shalat sunnah, sedekah, istighfar, dan berusaha jadi Muslim yang lebih baik. Aku udah umrah, dan sekarang aku sama istri daftar haji tahun ini. Masalahnya, aku beneran nggak bisa bayar utang ini sekarang. Aku di India dengan gaji standar India, dan ada biaya keluarga. 20.000 USD itu mustahil buatku saat ini. Tapi kalau Allah kasih jalan-misalnya kerja lagi di AS atau kesempatan halal buat bayar dengan gampang-aku bakal langsung bayar. Aku nggak berniat kabur selamanya kalau Allah memungkinkan. Aku khawatir: kalau aku pergi haji dan utang ini masih ada karena aku beneran nggak bisa bayar, apakah haji-ku masih bisa diterima Allah? Aku tahu aku dosa besar, dan aku nggak cari alasan. Aku cuma pengen tahu apakah tobat yang tulus dan niat bener buat bayar kalau Allah izinin bisa cukup biar haji-ku diterima, insyaAllah. Jazakum Allahu khayran udah baca. Aku Hanafi, jadi kalau ada yang tahu fikih, terutama mazhab Hanafi, tolong share.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Aku ingat sebuah hadis: Ada seorang laki-laki yang meninggal dalam keadaan punya utang, dan Nabi nggak mensalatkannya sampai utangnya dilunasi. Utang itu urusan serius, akhi. Dahulukanlah bayar utang.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Lu perlu ngomong sama mufti, bukan Reddit. Mazhab Hanafi itu ketat banget soal utang yang menghalangi ibadah haji. Kasus lu jadi rumit karena ada unsur penipuannya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Akhi, lu juga ngambil pinjaman riba. Itu dosa besar di atas utang yang ada. Taubat nasuha harus termasuk mutusin semua yang berbau riba. Semoga Allah ampuni lu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, penyesalanmu itu tanda iman. Fokus aja sama taubat yang beneran dan lakukan sebisamu. Allah tahu niatmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, itu dosa besar. Tapi rahmat Allah lebih besar. Pastikan uang haji kamu halal. Kalau nggak bisa nanggung utang sekaligus haji, kata ulama utang dulu yang dilunasi.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar