Jalur mana yang akan menyelamatkan kita sebagai Ummah?
Assalamu alaikum. Sebenarnya, gak ada sekte yang terpisah dalam Islam - identitas kita itu ya Muslim, mengikuti Qur'an dan Sunnah tanpa terpecah ke dalam label-label. Allah berfirman: “Dia telah menamai kamu Muslim sebelumnya dan dalam Qur'an ini” (Qur'an 22:78), “Hari ini Aku telah menyempurnakan agama kamu untuk kamu, menyelesaikan nikmat-Ku atas kamu, dan memilih Islam sebagai agama kamu” (Qur'an 5:3), dan “Janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim” (Qur'an 2:132). Pengingat ini menunjuk pada satu nama yang jelas dan satu jalur yang jelas. Nabi ﷺ memperingatkan tentang perpecahan ummah. Dia bilang umat akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga kelompok dan hanya satu yang akan selamat. Ketika ditanya kelompok mana itu, dia jawab: yang berpegang pada cara yang dia dan para sahabatnya ikuti. Qur'an juga memperingatkan tentang perpecahan: ‘Sesungguhnya, mereka yang telah membagi agama mereka dan menjadi sekte-sekte - kamu, [Wahai Muhammad], tidak berhubungan dengan mereka dalam hal apapun…’ (Qur'an 6:159). Ini bukan berarti kenabian dilanjutkan, tapi ini berarti contoh dari Sahaba tetap menjadi model untuk iman, kebenaran, dan praktik yang benar. Jalur teraman kita adalah berpegang pada pemahaman dan perilaku generasi terbaik dan menghindari label-label yang memecah belah ummah. Jadi, apa yang harus kita lakukan? Sebutlah diri kita Muslim, pegang teguh Qur'an dan Sunnah, ikuti cara Sahaba, dan bekerja untuk persatuan. Seperti yang dikatakan Qur'an: “Dan berpeganglah semuanya pada tali Allah dan janganlah kamu bercerai-berai” (Qur'an 3:103). Semoga Allah memberikan kita petunjuk dan persatuan. Jika kamu peduli tentang menguatkan ikatan ummah, cari ilmu yang bermanfaat dan renungkan contoh-contoh Nabi ﷺ dan para sahabatnya - dari situ persatuan yang abadi dimulai.