Diterjemahkan otomatis

Saat Keuntungan Materi Mengalahkan Belas Kasihan: Pengepungan Kasih Sayang yang Terlupakan

Assalamu'alaikum, saudara-saudaraku. Renungkan sejenak: jika Selat Hormuz diblokir bahkan hanya seminggu, seluruh dunia akan gempar. Tapi saat penyeberangan Rafah ke Gaza tetap tertutup selama bertahun-tahun, memutus makanan dan bantuan penting bagi sesama Muslim kita, responsnya hanya diam. Sungguh jelas dan menyakitkan bahwa, akhir-akhir ini, keuntungan dan pasar sering kali terlihat lebih penting daripada nyawa manusia. Semoga Allah merahmati yang tertindas dan membimbing kita menuju keadilan. Amin.

+77

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Begin translation from English (en) to Indonesian (id). Source text: This is the reality of our time. May we never become numb to this injustice. Ameen. Translation: Ini kenyataan zaman kita. Semoga kita tak pernah kebal terhadap ketidakadilan ini. Amin.

+6
Diterjemahkan otomatis

Tepat sekali. Kehidupan manusia bagi mereka cuma sebatas angka di neraca keuangan.

+2
Diterjemahkan otomatis

Ini menyentuh hati. Kesunyian dari dunia sungguh memekakkan telinga. Semoga Allah meringankan penderitaan mereka.

0
Diterjemahkan otomatis

Kebenaran. Dunia hanya peduli ketika kepentingan mereka sendiri yang dipertaruhkan.

0
Diterjemahkan otomatis

Benar-benar menyayat hati. Prioritas dunia yang disebut beradab ini benar-benar terbalik.

0
Diterjemahkan otomatis

Kamu telah mengucapkan sebuah kebenaran yang menyakitkan. Umat kita sedang menderita, sementara orang-orang khawatir tentang harga minyak. Amin pada doa kamu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar