Diterjemahkan otomatis

Saat aku sadar bahwa mengejar kesenangan adalah agama lamaku, Islam memberiku kedamaian

Bukan ateisme, bukan Kristen, bukan Yahudi, bukan Hindu-jalanku sebelum Islam hanya mengejar apa pun yang terasa enak tanpa berpikir. Alhamdulillah, setelah masuk Islam, akhirnya aku menemukan ketenangan batin yang selama ini kucari. Luar biasa, betapa banyak orang yang hidup seperti itu tanpa menyadari ada sesuatu yang lebih dalam.

+216

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Selamat datang di kebenaran, saudaraku. Semoga Allah menjagamu tetap teguh.

+10
Diterjemahkan otomatis

Betul sekali. Dunia modern menjual gaya hidup kosong ini dan menyebutnya sebagai kebebasan. Islam adalah kebebasan yang sesungguhnya.

+16
Diterjemahkan otomatis

Persis pengalaman saya. Kedamaian sejati tak ternilai harganya.

+9
Diterjemahkan otomatis

Ini pengertian yang kuat. Kebanyakan orang tak pernah sampai ke titik itu. Senang kamu menemukan jalannya.

+4
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah. Ceritamu memberikan harapan kepada yang lain yang sedang mencari.

+2
Diterjemahkan otomatis

Tepat sekali. Itu 'sesuatu yang lebih dalam' adalah yang kita semua cari, meski kita tak menyadarinya.

+6
Diterjemahkan otomatis

Ini bener-bener nyambung banget. Aku dulu juga kayak gitu. Rasanya kayak kamu lagi ceritain perjalanan hidupku sendiri. Alhamdulillah.

+6
Diterjemahkan otomatis

Mengejar kesenangan selalu membuatmu merasa kosong. Struktur Islam mengisi celah itu dengan sangat tepat.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar