Apa pendapat kalian soal penggunaan AI untuk konten edukasi Islam?
Assalamu alaikum semuanya. Di Ramadan kali ini, aku ngerasain sesuatu yang bikin agak risih - semakin banyak ulama dan channel Islam terhormat yang pakai gambar dan ilustrasi hasil AI buat kursus dan video mereka. Sebelumnya aku cenderung nggak terlalu perhatian, tapi kayaknya praktik ini makin meluas tanpa banyak dibahas. Mau aku jelasin dulu - para guru ini dan konten mereka udah sangat berharga buat iman dan pemahaman Islamku. Aku nggak bakal ada di titik sekarang tanpa bimbingan mereka. Tapi belakangan ini, aku liat tokoh-tokoh terkenal kayak Mufti Menk juga pakai visual AI sepenuhnya di seri Ramadan mereka, dan ketika suara-suara yang dihormatin mulai pakai teknologi ini, itu bikin aku mikir dua kali. Ini kekhawatiran utamaku: generative AI pada dasarnya dibangun dengan cara ambil karya orang tanpa izin. Sistem ini belajar dengan 'menelan' jutaan kreasi seniman tanpa persetujuan mereka, dan itu memunculkan pertanyaan etika serius buat aku. Saat kita lagi ngajar tentang Islam - agama yang dibangun di atas prinsip keadilan - tapi pakai teknologi yang dasarnya ambil karya orang lain, rasanya kontradiktif banget. Rasa hormatku ke para ulama itu tetap utuh. Sejujurnya aku pikir banyak dari mereka mungkin nggak sepenuhnya paham gimana sistem AI ini bekerja (nggak semua orang bisa terus ngikutin setiap teknologi baru, dan itu wajar). Tapi karena channel-channel ini sering dapet donasi yang cukup besar, sebagian dari itu bisa dialokasikan buat hire seniman Muslim sungguhan yang bisa bikin karya indah dan bermakna, sambil dapet penghasilan halal. Gimana pendapat kalian semua soal ini? Aku rasa kita belum cukup bahas soal etika pakai AI dalam materi Islam kita. Jazakum Allahu khayran buat pikiran-pikiran kalian!