Assemblea persatuan: forum "Kekuatan Rusia - dalam kesatuan bangsa" di Makhachkala
Assalamu alaikum! Di Makhachkala, ada forum besar yang diadakan untuk memperingati Hari Persatuan Rakyat. Acara ini mengumpulkan perwakilan dari pemerintah, ilmuwan, organisasi masyarakat dan keagamaan, gerakan patriotik dan sukarela, serta mahasiswa dari universitas dan politeknik di Dagestan dan banyak lainnya.
Atas nama pelaksana tugas menteri kebijakan nasional dan urusan agama RD, Temirlan Abutalimov, peserta disambut oleh kepala departemen kebijakan nasional dan penyedia informasi Kementerian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan RD, Magomed Daitbegov. Dia mengingatkan bahwa Hari Persatuan Rakyat bukan sekadar penghormatan pada masa lalu, melainkan pengingat bahwa Rusia kuat berkat persatuan dan keberanian rakyatnya yang multinasional. Menurutnya, Dagestan adalah contoh persaudaraan, kedamaian, dan kesepakatan antarbangsa yang hidup bersama dan memberikan kontribusi pada pengembangan wilayah dan negara. Forum semacam ini membantu memperkuat solidaritas warga.
Kepala departemen kebijakan nasional negara bagian dari manajemen antarwilayah FADN Rusia, Sergey Lukyanov, bicara tentang pentingnya keragaman nasional dan budaya: “Rusia kaya dengan rakyatnya, dan yang paling berharga di dalamnya adalah manusia. Kalian akan mencapai banyak hal jika bersama-sama.”
Rektor Institut Humaniora Dagestan, Nukhkadi Bakhmudkadiev, menekankan bahwa Hari Persatuan Rakyat bukan hanya tanggal bersejarah, tetapi juga hari perayaan solidaritas warga, simbol dari keinginan bersama untuk perdamaian, kesepakatan, dan penciptaan. Institut ini bangga menjadi tempat persahabatan dan saling pengertian, di mana pemuda dari berbagai suku belajar menjadi warga negara Rusia yang bertanggung jawab.
Di antara pembicara terdapat perwakilan dari organisasi masyarakat regional, veteran, dewan penasihat, dan pemimpin tiga agama utama di republik ini. Semua menekankan pentingnya menjaga perdamaian etno-religius dan perlunya memperkuat persatuan antarbangsa.
Setelah bagian resmi, para tamu disuguhkan program budaya: penampilan dari kelompok seni, rumah tradisional yang memperkenalkan kehidupan dan budaya berbagai suku, dan kegiatan lainnya.
Dalam forum ini diadakan diskusi dengan tema “Negara tak terkalahkan saat satu bangsa” dan “Hari Persatuan Rakyat - cermin masa lalu atau kebutuhan masa kini?” yang dihadiri oleh para ahli dari wilayah tetangga.
Penyelenggara forum ini adalah Institut Humaniora Dagestan atas permintaan Kementerian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan RD. Mawasalam.
https://islamdag.ru/news/2025-