Persatuan - Apakah Kita Membiarkannya Hilang?
Assalamu alaykum saudara-saudari, Kita semua tahu orang Muslim menghadapi banyak tantangan dan prasangka di dunia sekarang. Orang-orang mencoba menebar perpecahan di antara kita, dan meskipun saya berharap pria dan wanita Muslim biasa bisa tetap bersatu, saya khawatir itu nggak terjadi. Kenapa saya terus melihat ketegangan yang dibingkai sebagai wanita vs pria atau pria vs wanita? Seringnya itu bersifat pasif-agresif dan menggunakan satu contoh untuk mengeneralisasi seluruh gender. Kenapa perbandingan seperti “revert” versus “born” Muslim begitu umum? Kita nggak berhak menentukan siapa yang lebih dekat dengan Allah - itu adalah penilaiannya. Kenapa beberapa orang mengadopsi ideologi asing - red pill, versi ekstrem dari feminisme, atau ide-ide lain yang membelah - dan menggunakannya melawan sesama Muslim? Banyak yang mempertahankan ini tanpa menyadari bagaimana gerakan-gerakan ini bisa menimbulkan jarak di antara kita. Kenapa budaya sepertinya lebih penting daripada karakter dan iman ketika datang untuk siapa yang kita sambut di masjid atau dalam lingkaran kita? Rasanya seperti orang-orang yang ingin memecah belah kita telah berhasil tidak hanya di level negara tetapi juga di antara Muslim sehari-hari. Banyak orang muda sepertinya telah mengambil sikap yang membelah ini. Saya percaya kesombongan dan rasa superior moral telah berakar di sebagian komunitas kita. Saya mau dibuktikan salah - kasih tau saya kenapa saya salah - tapi ini yang sering saya perhatikan. Persatuan lebih penting dari sebelumnya, tapi saya nggak melihatnya sebanyak yang saya harapkan. Sebuah pengingat untuk melawan kebanggaan dan untuk kebersamaan: "Menyerahlah kepada Allah dan jangan menyekutukan-Nya dengan apapun, dan berbuat baiklah kepada orangtua, kerabat, anak yatim, orang miskin, tetangga dekat, tetangga jauh, teman di sisimu, musafir, dan orang-orang yang menjadi hak tangan kananmu. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang menipu diri sendiri dan bangga." (Qur’an 4:36) Semoga Allah membimbing kita menuju kerendahan hati dan menguatkan persatuan kita.