UAE memperingatkan tentang risiko deepfake AI - pengingat untuk tetap waspada, assalamu alaikum
Assalamu alaikum - Otoritas di UEA mendorong orang-orang untuk hati-hati soal video deepfake yang dibuat dengan kecerdasan buatan, yang bisa dipakai untuk menipu atau melakukan penipuan.
Dewan Keamanan Siber UEA menyoroti bahwa teknologi deepfake berkembang pesat dengan alat AI modern, bikin mungkin untuk meniru suara dan penampilan orang nyata dengan sangat meyakinkan. Penipu bisa memanfaatkan konten palsu semacam itu untuk menipu seseorang agar mengirim uang, membagikan informasi sensitif, atau melakukan tindakan lain yang menguntungkan penipu.
Masyarakat diimbau untuk bertanggung jawab saat menonton dan membagikan materi digital, dan menghindari membagikan konten yang terlihat meragukan. Dewan merekomendasikan untuk cek dengan saluran resmi dan terpercaya untuk memastikan apakah sesuatu yang dikaitkan dengan tokoh publik atau lembaga nasional itu nyata.
Meningkatkan kesadaran tentang deepfake adalah garis pertahanan pertama melawan misinformasi online dan membantu melindungi reputasi simbol-simbol nasional dan lembaga di negara ini.
Dewan Media UEA juga memperingatkan bahwa menggunakan AI untuk menggambarkan tokoh publik atau simbol nasional tanpa persetujuan resmi sebelumnya adalah pelanggaran hukum, dan menyebarkan misinformasi, menghasut kebencian, pencemaran nama baik, atau menyerang nilai-nilai masyarakat melalui teknologi semacam itu bisa berujung pada denda dan sanksi lainnya. Para pembuat konten, entitas media, dan pengguna platform sosial diingatkan untuk mematuhi undang-undang negara ini dan tanggung jawab etis mereka.
Singkatnya, hati-hati, verifikasi dari sumber terpercaya, dan jangan bagikan klip yang mencurigakan - semoga Allah menjaga komunitas kita aman.
https://www.thenationalnews.co