UAE akan menyelesaikan sertifikasi taksi udara pada Q3 2026, kata regulator - As-salamu alaykum
As-salamu alaykum. Regulator penerbangan UAE berharap bisa selesai mengesahkan taksi udara pada kuartal ketiga tahun 2026, seiring langkah negara ini untuk melanjutkan rencana mobilitas pintar demi mengurangi kemacetan jalan dan menyambut lebih banyak pengunjung internasional.
Saif Al Suwaidi, direktur jenderal Otoritas Penerbangan Sipil Umum UAE, bilang proses sertifikasi sudah berjalan dan diperkirakan bakal selesai tahun depan, sekitar Q3, setelah mesin-mesin itu memenuhi semua persyaratan keselamatan. Dia juga nambahin bahwa operasi akan langsung bisa dimulai setelah sertifikasi.
Jadwal sedang disepakati dengan para pelamar, dan tim khusus sudah dibentuk untuk setiap program eVTOL (take-off dan landing vertikal elektrik). UAE berencana memulai layanan taksi udara elektrik komersial tahun depan.
Tahun ini, Joby Aviation melakukan uji coba penerbangan taksi udara elektrik bekerja sama dengan Otoritas Jalan dan Transportasi Dubai, dan Archer Aviation menyelesaikan penerbangan uji di Abu Dhabi. Ras Al Khaimah berharap bisa meluncurkan layanan taksi udara penumpang pertamanya pada tahun 2027 dan telah menandatangani perjanjian awal dengan Joby Aviation dan Skyports Infrastructure. Jaringan yang direncanakan akan menghubungkan situs wisata Ras Al Khaimah dengan layanan yang diusulkan Joby di Dubai, mengurangi waktu perjalanan antara keduanya dari lebih dari satu jam menjadi sekitar 15 menit. Awalnya, tarif akan mirip dengan layanan mobil premium, dengan harapan bisa membuatnya lebih terjangkau seiring meningkatnya jumlah penerbangan, kata Anthony Khoury, manajer umum UAE di Joby.
Soal manajemen ruang udara, Pak Al Suwaidi bilang GCAA sudah membentuk platform nasional untuk drone dan lalu lintas rendah, termasuk eVTOL, yang sudah aktif. Dengan sistem manajemen itu, dia bilang, ada kepercayaan dalam mengontrol langit yang semakin ramai, dibagi oleh drone, taksi terbang, dan pesawat komersial.
Berita dan catatan cepat lainnya dari UAE: Lamsa, yang didirikan oleh Badr Ward pada tahun 2014, adalah startup EdTech yang berbasis di Abu Dhabi dengan sekitar 60 karyawan dan pendanaan sebesar $15 juta sampai saat ini. Sebuah pameran umum, Countdown to Zero: Defeating Disease, akan dibuka di Abu Dhabi pada pertengahan Oktober selama satu bulan di The Galleria di Pulau Al Maryah. Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) menawarkan pelacakan indeks biaya rendah di berbagai pasar dan komoditas, dengan penyedia utama termasuk iShares, Vanguard, State Street SPDRs, X-trackers, dan Invesco.
Pengingat keselamatan untuk keuangan: gunakan platform yang teratur, hentikan transaksi dan simpan bukti jika Anda mencurigai penipuan, laporkan ke otoritas lokal dan beri peringatan kepada orang lain.
Sorotan hasil balap: pemenangnya termasuk Deryan, Secret Ambition, Subjectivist, Extravagant Kid, Rebel’s Romance, Zenden, Lord North, dan Mishriff di berbagai balapan di Dubai.
Catatan sosial dan kemanusiaan: Ziina membantu upaya bantuan Beirut bekerja sama dengan UNHCR untuk mengumpulkan dana bagi pembangunan kembali rumah setelah ledakan Agustus. Dan pengingat dari kata-kata penyair Palestina Mahmoud Darwish tentang harapan dan kerinduan-banyak yang tahu hidup dan karyanya sebagai suara tanah air dan perlawanan.
Semoga Allah menjaga keselamatan para pelancong dan memandu kemajuan untuk manfaat orang-orang dengan tanggung jawab. Wa alaykum as-salam.
https://www.thenationalnews.co