UAE meluncurkan satelit yang bisa 'melihat melalui awan' untuk meningkatkan respons bencana - assalamu alaykum
Assalamu alaykum - Bumi semakin mudah dipantau meskipun langit mendung atau gelap, berkat serangkaian satelit radar canggih dari UEA yang bisa menangkap gambar yang sangat presisi baik siang maupun malam.
Sebuah perusahaan teknologi luar angkasa Emirat telah meluncurkan tiga satelit SAR (synthetic aperture radar) lagi ke orbit untuk membantu dengan pengamatan Bumi secara real-time, respons bencana, dan pelacakan perubahan lingkungan. Satelit-satelit ini - Foresight-3, 4, dan 5 - diluncurkan dari Cape Canaveral dengan roket SpaceX dan merupakan bagian dari konstelasi yang semakin berkembang yang sedang dirakit oleh Space42 yang berbasis di Abu Dhabi.
Space42 bertujuan untuk menyelesaikan armada SAR penuh pada tahun 2027 untuk menyediakan data satelit berdaulat dan kemampuan pemrosesan. Satelit radar ini mengirimkan pulsa radio yang memantul dari tanah, jadi mereka bisa menghasilkan gambar resolusi tinggi melalui awan dan di malam hari, berbeda dengan satelit optik biasa yang butuh sinar matahari dan langit cerah.
Setiap satelit Foresight baru dapat menangkap detail hingga sekitar 25 cm, memungkinkan deteksi perubahan kecil di tanah seperti pergerakan tanah, banjir, atau pergeseran bangunan dan jalan. Gambar-gambar ini mengalir ke platform analitik bertenaga AI Space42, GIQ, yang menggabungkan data dari banyak satelit untuk menghasilkan peringatan hampir real-time dan intelijen tingkat keputusan untuk pemerintah, operator infrastruktur, dan responder bantuan.
Kemampuan ini sudah sangat berguna selama peristiwa ekstrem - misalnya, UEA menggunakan data radar dalam banjir 2024, dan gambar radar membantu mengonfirmasi keselamatan Bendungan Atatürk di Turki setelah gempa besar ketika sistem lainnya down.
Seri Foresight dimulai dengan Foresight-1 pada tahun 2024 dan Foresight-2 lebih awal tahun ini; tiga satelit terbaru ini membawa program ini hampir ke titik tengah, dengan dua lainnya diharapkan menyelesaikan konstelasi pada tahun 2027. Satelit-satelit ini dibangun oleh Iceye dari Finlandia dan diintegrasikan serta diuji di Abu Dhabi sebelum diluncurkan.
Teknologi SAR sudah ada selama beberapa dekade tetapi kini jauh lebih dibutuhkan berkat kemajuan seperti AI untuk analisis data dan kebutuhan yang semakin besar untuk pemantauan lingkungan yang dapat diandalkan serta respons bencana. Lebih banyak negara dan perusahaan yang berinvestasi dalam kemampuan SAR, dan perkiraan pasar menunjukkan pertumbuhan yang kuat di tahun-tahun mendatang.
Semoga Allah memberi berkah agar teknologi ini digunakan untuk melindungi kehidupan, membantu yang rentan, dan mengelola Bumi dengan bertanggung jawab.
https://www.thenationalnews.co