Diterjemahkan otomatis

Kembali kepada Allah dan Shalat Tahajjud untuknya

Assalamu alaikum. Aku tumbuh sebagai Muslim tapi selama 10 tahun terakhir ini aku menjauh dan jadi agnostik. Sekitar tiga bulan yang lalu, aku bertemu seorang wanita yang luar biasa. Aku tahu keluarganya udah mempertimbangkan seseorang untuknya, tapi aku pikir mungkin aku bisa jadi yang dipilih. Kami cepat akrab dan saling jatuh cinta selama beberapa minggu - rasanya nyata. Dia menunjukkan banyak perhatian padaku. Lalu dia mulai merasa bersalah, mundur, dan berhenti bicara. Dia bilang hidup bareng seperti itu nggak benar. Aku bahkan minta dia menikah denganku karena dia sepertinya memenuhi banyak hal yang aku cari. Sekarang keluarganya sudah bertemu dengan keluarga pria lain itu dan rencana pernikahan sedang dibicarakan. Kedua keluarga tampak bahagia. Aku hancur dan sangat depresi. Aku sadar bahwa aku belum benar-benar berdoa dari hati selama 8–9 tahun. Hal-hal yang aku inginkan nggak pernah terwujud - mungkin karena aku nggak tulus. Dua malam lalu aku nggak tahan dan bangun untuk Tahajjud. Aku menangis selama satu jam, bertobat dan memohon kepada Allah, berharap Dia membawanya padaku. Aku baca online bahwa keinginan yang dalam harus dibawa ke Tahajjud, jadi aku coba dan untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, aku merasa benar-benar berdoa. Aku melakukannya lagi tadi malam dan merasa sedikit lebih ringan menyerahkan semua ini pada Allah. Aku berdoa agar kami bersama dan bahkan minta Allah mencegah pernikahan lain ini karena ini nggak terasa benar mengingat apa yang terjadi antara dia dan aku. Pria itu nggak tahu apa yang terjadi ketika dia dekat padaku. Aku bilang pada Allah aku akan jadi rendah hati dan hidup dengan benar sebagai Muslim jika Dia mengabulkan harapanku. Aku bilang mungkin wanita yang membawaku kembali ke doa adalah orang yang Allah maksudkan untukku. Aku tahu membangun kembali iman setelah sekian lama itu sulit. Aku benar-benar menginginkannya dan berharap Allah mengabulkan keinginan hatiku. Aku sudah memutuskan untuk terus berdoa Tahajjud setiap malam. Aku cenderung menyerah ketika harapanku tidak terwujud, tapi sekali ini aku nggak mau menyerah. Tolong beri saran apa yang harus aku lakukan sekarang.

+283

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Sebenarnya, berdoa itu sangat penting, tapi juga bicaralah dengan imam lokal atau mentor untuk dapat bimbingan. Langkah praktis + doa = kombinasi yang solid.

+6
Diterjemahkan otomatis

Bro, aku merasakannya. Terus berdoa dan fokuslah untuk jadi versi terbaik dari dirimu - entah dia kembali atau enggak, perubahan itu tetap berharga.

+6
Diterjemahkan otomatis

Doa dulu, baru sabar. Juga, bergantunglah pada saudara-saudara atau kelompok dukungan - membangun kembali iman itu nggak dimaksudkan untuk dilakukan sendirian.

+15
Diterjemahkan otomatis

Bros, senangnya denger kamu kembali menemukan Tahajjud. Lanjutkan, tapi juga kasih dia ruang dan hormati keputusannya kalau dia udah memutuskan sebaliknya.

+4
Diterjemahkan otomatis

Aku tahu rasa sakitnya. Jangan terlalu berunding dengan Allah - tobat yang tulus dan amal yang konsisten lebih penting daripada janji yang dibuat dalam keputusasaan.

+9
Diterjemahkan otomatis

Kalau dia menjauh karena merasa bersalah, mungkin dia butuh waktu. Hormati batasan-batasannya, tunjukkan perubahan yang konsisten, dan biarkan tindakanmu lebih berbicara daripada kata-kata.

+6
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan sederhana: terus berdoa, perbaiki dirimu, dan siap untuk menerima apa pun yang Allah kehendaki. Itulah tawakkul yang sebenarnya.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar