Berusaha Tetap Halal Saat Hidup Terus Ngebacotin Tagihan
As-salamu alaykum. Aku perlu mengungkapkan ini. Aku berasal dari rumah yang sederhana. Tidak miskin, tidak kaya - Alhamdulillah aku menghasilkan cukup untuk menghidupi keluarga, tapi sebagian besar dari yang aku dapatkan langsung masuk ke pengeluaran keluarga. Aku satu-satunya yang bekerja; ayahku sudah pensiun, jadi tanggung jawab ada di pundakku. Aku memang berusaha untuk menabung untuk masa depan. Aku benar-benar berusaha. Tapi setiap kali aku menabung sedikit uang, selalu ada saja yang muncul - tagihan medis, atap yang bocor, perbaikan mendesak, hal-hal yang tidak bisa ditunda. Pada akhir bulan, hampir tidak ada yang tersisa. Sekarang aku ingin menikah dan menetap dengan cara yang halal. Aku tidak mau meriah atau berlebihan. Harapanku adalah nikkah sederhana dengan keluarga dekat, mungkin bahkan memberi makan yang membutuhkan alih-alih mengeluarkan untuk hal-hal yang berlebihan. Tapi kenyataannya sulit. Ekspektasi seputar pernikahan itu besar, dan bahkan hal-hal kecil jadi mahal. Pakaian, hadiah kecil, persiapan untuk tamu - semua biayanya cepat terkumpul. Orang-orang bilang “jaga kesederhanaan,” tapi saat waktunya tiba, kesederhanaan sering dianggap sebelah mata. Kadang aku merasa lelah secara mental. Jujur, rasanya jalan yang lebih mudah adalah mengambil jalan pintas dan hidup tanpa tanggung jawab - tanpa tekanan, biaya lebih sedikit. Ide itu sakit karena aku benar-benar ingin melakukan apa yang benar. Aku ingin barakah dalam hidupku, bukan kenyamanan yang sementara. Sebagai laki-laki, aku seharusnya kuat dan aku tidak banyak mengeluh, jadi aku tidak sering membagikan pikiran ini. Tapi tekanan itu terakumulasi di dalam. Aku meminta doamu. Semoga Allah memudahkan yang halal untuk kita semua. Semoga Dia memberkahi penghasilan kita dengan barakah dan membantu mereka yang berusaha tetap di jalan yang benar. Ameen.