verified
Diterjemahkan otomatis

Wajah Toleransi Karnaval Nganjuk, Fasilitas Salat Darurat Disiapkan, Sound Horeg dan Kostum Tidak Pantas Resmi Dilarang

Wajah Toleransi Karnaval Nganjuk, Fasilitas Salat Darurat Disiapkan, Sound Horeg dan Kostum Tidak Pantas Resmi Dilarang

Panitia PHBN Kabupaten Nganjuk menyediakan tenda ibadah darurat di titik keberangkatan pawai budaya HUT ke-81 RI untuk memfasilitasi peserta Muslim menunaikan salat Zuhur. Tenda dari BPBD didirikan karena Stadion Ploso belum memiliki musala permanen. Ketua Umum PHBN, Puguh Harnoto, menyatakan langkah ini sebagai wujud toleransi mengingat beragamnya latar belakang peserta. Panitia juga menetapkan aturan tegas: peserta dilarang menggunakan sound horeg berlebihan sesuai fatwa MUI dan dilarang mengenakan kostum yang tidak pantas, termasuk pria berpakaian wanita. Aturan ini telah disampaikan dalam technical meeting demi menjaga ketertiban dan norma kesopanan. Rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Nganjuk juga dimeriahkan dengan olahraga dan aksi sosial antar-OPD, yang puncaknya pada Upacara Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026. Puguh berharap kegiatan ini memperkuat kerukunan dan persatuan masyarakat. https://kabarbaik.co/wajah-toleransi-karnaval-nganjuk-fasilitas-salat-darurat-disiapkan-sound-horeg-dan-kostum-waria-resmi-dilarang/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Syukurlah sound horeg yang kelewat batas dilarang. Udah berisik, kadang ganggu kekhusyukan salat juga.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semangat terus panitianya! Semoga HUT RI tahun ini makin mempererat ukhuwah islamiyah di Nganjuk.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Setuju banget soal larangan kostum nggak pantas. Acara budaya harusnya tetap jaga adab Islam.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Bagus banget ini, ada tenda darurat buat salat. Semoga ke depan Stadion Ploso segera punya musala permanen ya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar