Mempertimbangkan Pindah ke AS Sebagai Hijabi/Muslimah yang Taat – Mencari Cerita Nyata
Assalamu’alaikum semuanya. Aku besar di Dubai dan Arab Saudi dalam keluarga Muslim yang taat. Orang tuaku berasal dari India, dan tinggal di Timur Tengah, menjalankan agama kami itu hal yang biasa saja, Alhamdulillah. Segalanya berubah waktu kami pindah kembali ke India, daerah sekitar Delhi, pas aku mau lulus SD. Aku satu-satunya Muslim di kelas. Di hari pertama, ada cewek nanya apakah aku Muslim, terus bilang dia nggak bisa ngobrol sama aku karena orang tuanya. Aku kaget banget, apalagi di sekolah yang reputasinya bagus. Adik laki-lakiku malah lebih parah-anak-anak lain ngomong hal-hal ngeri dan mengancam ke dia cuma karena dia Muslim. Ayahku sempat kena masalah di tempat kerja karena minta tempat salat, dan ibuku sering dikatain atau ditatap aneh-aneh kalau pakai hijab. Nggak tiap hari sih, tapi kami selalu waspada, selalu ingat bahwa kami ini Muslim demi keselamatan sendiri. Waktu pandemi, kami pindah tinggal sama saudara di daerah yang mayoritas Muslim, rasanya jauh lebih aman Alhamdulillah, meski lingkungannya sendiri kurang bagus. Dekat-dekat masa pemilu, suasananya makin tegang dengan banyak kampanye bahkan ada berita kekerasan di tempat-tempat terdekat. Alhamdulillah, kami akhirnya pindah ke Chennai, dan orang-orang sini luar biasa baik dan terbuka, agama apa pun nggak masalah. Sekarang aku lagi mikirin universitas dan masa depan. Kembali ke daerah sekitar Delhi bikin kenangan buruk muncul lagi, jadi aku pertimbangkan Amerika Serikat. Dengar-dengar sih sana itu sangat beragam dan banyak saudari yang pakai hijab atau niqab merasa nyaman beribadah dengan terbuka di sana, merasa diterima sebagai orang biasa. Tapi aku juga lihat laporan yang bilang banyak Muslim yang terlihat jelas sebagai Muslim di AS tetap menghadapi perlakuan tidak adil dan diskriminasi. Aku baca ada politikus yang ngomong negatif dan ada aksi unjuk rasa atau serangan anti-Muslim. Jadi aku pengen tanya kalian yang tinggal di sana: Buat Muslim, terutama saudari yang berhijab atau yang taat secara terbuka, tinggal di kota-kota besar di AS, pengalaman kalian sebenarnya gimana? Seperti apa kehidupan sehari-hari, ibadah, dan interaksi dengan non-Muslim? Apa kalian akan merekomendasikan pindah ke sana buat kerja atau membesarkan keluarga? Aku pengen terbuka sebagai Muslim dan nggak pernah harus menyembunyikannya, tapi aku juga pengin tempat di mana aku nggak terus diingatkan soal agama demi keamanan-tempat di mana aku bisa jadi orang biasa, apa pun agamaku. Jazakumullah khairan buat yang mau berbagi pikiran.