Peran agama dalam melindungi kaum muda: pemikiran setelah diskusi di Dewan Publik
Assalamu alaikum. Di Majelis Umum, ada diskusi tentang peran agama dalam melindungi kaum muda dari konten yang berbahaya.
Dalam diskusi ini, ada Ketua Mufti Republik Dagestan Abdullah Salimov dan Wakil Mufti RD, Dr. Ilmu Agama Islam Mukhanad Jamal As-Sakka.
Acara ini diorganisasi oleh Komisi Hubungan Antarnasional dan Antar Agama serta Majelis Spiritual Muslim Rusia. Moderatornya adalah ketua komisi Vladimir Zorin dan wakil ketua, pimpinan Majelis Spiritual Muslim Rusia Albair Krganov.
Abdullah Salimov, dalam sambutannya, secara khusus menekankan bahwa pendidikan kaum muda sebagian besar adalah tanggung jawab orang tua.
“Masalah generasi muda selalu adalah masalah orang tua,” katanya.
Dia memberi contoh survei di pertemuan orang tua: sedikit sekali orang tua yang mengaku bisa meluangkan setidaknya satu jam sehari untuk berkomunikasi dengan anak-anak mereka.
“Sekarang ini anak kadang-kadang tidak mau makan tanpa telepon di depannya dan tidak akan mengerjakan PR tanpa janji untuk menonton video. Dan orang tua, saat berbincang dengan anak, bisa memahami apa yang mereka jalani dan dapat membantu menyaring informasi yang berbahaya,” tambah Salimov.
Para peserta mendiskusikan bagaimana negara, organisasi agama, dan masyarakat bisa bersama-sama melindungi generasi muda dari konten destruktif dan membentuk generasi yang tahan terhadap ancaman informasi.
Sebagai penutup: penting tidak hanya untuk mengkritik media, tapi juga kembali ke komunikasi keluarga, memberikan anak-anak teladan dan nilai-nilai yang berdasarkan pada iman kita. Wa alaikum assalam.
https://islamdag.ru/news/2025-