Seruan "Bacalah" dari Al-Qur'an - perlindungan individu dari pengzonbian spiritual
Assalamu alaikum. Gagasan tentang bahaya yang mengancam manusia modern, sebagai ciptaan Tuhan, baik secara spiritual maupun terkadang fisik - itu bukan kata-kata kosong. Sering kali, orang itu sendiri dengan sukarela terjebak dalam hal ini, tanpa menyadari bahwa gemerlap pakaian fashion, mobil-mobil mewah, apartemen yang megah, dan perjalanan wisata menghilangkan makna dan tujuan dari jiwanya. Orang-orang dan masyarakat hidup untuk tubuh, melupakan tentang jiwa dan roh.
Kehilangan keunikan seseorang sebagai ciptaan Allah terjadi karena jutaan orang terkena zombifikasi yang disengaja dari mereka yang berkepentingan dengan kontrol dan laba.
Mari kita ambil contoh dari pakaian: banyak yang percaya bahwa barang branded meningkatkan status mereka. Tapi, sweater branded tidak lebih hangat dari sweater yang dijahit di kota kecil Rusia, ia tidak membawa kesehatan, kesuksesan di pekerjaan, atau kebahagiaan keluarga. Namun, orang-orang muda berlari-lari mengejar logo, karena itu memuaskan nafsu dan keangkuhan. Industri fashion lewat iklan membentuk pola pikir jutaan orang untuk kepentingan mereka.
Inilah zombifikasi - ketika kesadaran dan jiwa seseorang dipengaruhi untuk mengubah pikiran, kata, dan perilakunya. Tujuan beberapa elit dunia adalah menciptakan "manusia baru" yang nyaman untuk rencana mereka, mendirikan dominasi global.
Manusia adalah makhluk berakal, yang memiliki dunia internal: pengetahuan dan kreativitas. Alih-alih menghabiskan berjam-jam untuk membaca atau berkarya demi pertumbuhan spiritual dan intelektual, banyak yang memilih jalan mudah - membeli barang yang sudah terkenal atau menunjukkan perjalanan di media sosial. Iklan mendorong untuk "tren".
Akibatnya, manusia "melupakan" dirinya sendiri dan menjadi bagian dari mode. Dan yang paling penting - tujuan strategis hilang: mempersiapkan jiwa untuk pertemuan dengan Sang Pencipta melalui ibadah dan amal baik, menjadi pribadi yang kreatif dan meninggalkan jejak baik di bumi.
Bagi yang beriman, segalanya ditentukan oleh tingkat iman. Iman memang membentuk budaya, dan budaya mempengaruhi ekonomi, politik, dan banyak hal lainnya. Dari sini, kita bisa menarik kesimpulan: transformasi manusia menjadi "zombie" perusahaan-perusahaan besar sangat berkaitan dengan melemahnya iman kepada Allah.
Pengobatan - kembali ke jalan yang benar, ke tauhid dan pengetahuan. Islam mendorong literasi dan belajar. Semua orang tahu ayat pertama yang diturunkan kepada Nabi ﷺ:
قْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ... - "Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan..." (Al-‘Alaq, 1–5).
Ini menunjukkan bahwa Islam dimulai dengan seruan untuk membaca dan pengetahuan. Dalam Hadis ada banyak petunjuk tentang perlunya belajar; bahkan dikatakan: "Carilah ilmu, walau harus ke Cina" - karena mendapatkan ilmu sangat penting bagi setiap Muslim.
Sayangnya, seruan ilahi "Bacalah!" di masyarakat Barat sering kali terlupakan: orang-orang beralih ke gadget. Smartphone menjauhkan anak-anak dari buku dan membaca secara langsung. Membaca mengembangkan kemampuan mental, dan penemuan besar terjadi berkat buku.
Perangkat modern, sebaliknya, mengurangi konsentrasi dan pemikiran anak-anak dan remaja. Penelitian menunjukkan bahwa bahkan keberadaan smartphone di dekat kita mengalihkan perhatian dan mengurangi kemampuan mental. Sementara perkembangan kecerdasan buatan sebagian menggantikan aktivitas intelektual - yang menguntungkan bagi mereka yang ingin mengendalikan massa.
Orang tanpa pemikiran kritis lebih mudah mempercayai kebohongan dan bertindak demi kepentingan perusahaan. Tapi kita semua diciptakan Allah untuk beribadah kepada-Nya. Melawan zombifikasi dan menjaga jiwa bisa dilakukan dengan kembali kepada agama Allah, dengan membaca dan berusaha mencari ilmu. Kita harus menjelaskan kepada anak-anak tentang bahaya penggunaan smartphone yang terus-menerus dalam belajar dan membatasi waktu bermain di ponsel.
Tentu saja, banyak orang tua yang berpikir membatasi waktu layar anak-anak - tugas orang dewasa adalah mencegah anak-anak menjadi budak merek dan menolong mereka menjaga jiwa abadi untuk Akhirat.
Marat Yakupov
Foto yang disebutkan: freepik.com
https://islamdag.ru/vse-ob-isl